CARA PARA SAHABAT MENJALANKAN PEMERINTAHAN
Suatu hari Amirul Mukminin Umar bin Khattab r.a. berkhutbah, "Wahai kaum muslimin! Apakah tindakanmu apabila aku memiringkan kepalaku ke arah dunia seperti ini?" (lalu beliau memiringkan kepalanya) Seorang sahabat menghunus pedangnya sambil mengisyaratkan gerakan memotong leher ia berkata, "Kami akan melakukan ini." Umar bertanya, "Maksudmu kau akan melakukannya kepadaku?" Orang itu menjawab, "Ya" Lalu Umar bin Khattab r.a. berkata, "Semoga Allah memberimu rahmat! Alhamdulillah, yang telah menjadikannya di antara rakyatku yang
apabila aku menyimpang, dia meluruskan aku." Inilah ketinggian nilai Islam.
WASPADALAH TERHADAP HARTA
Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong untuk memelihara ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Namun cinta yang berlebihan terhadap harta dapat mengikis agama seseorang. Harta adalah ujian dan cobaan bagi umat Rasulullah saw. Umat-umat terdahulu dibinasakan oleh Allah karena dinar dan dirham. (uang mas dan perak) Abdullah bin Abbas r.a. berkata, "Orang yang bijak tidak akan tergelincir oleh harta dan kalaupun tergelincir ia akan tetap mendapatkan pegangan." Iblis berkata, "Dinar dan dirham adalah buah hatiku, kesenangan pandangan mataku dan dengan dinar dan dirham aku akan menyesatkan, mengafirkan dan memasukkan manusia ke dalam neraka."
KEJAYAAN UMAT ISLAM DAHULU
Seorang dokter dan sejarahwan Amerika, Victor Robinson membandingkan keadaan kesehatan di Andalusia (Spanyol) di bawah kekuasaan umat Islam dengan keadaan di seluruh Eropa. Ia berkata, "Ketika itu Eropa dalam keadaan gelap gulita sedangkan kota Qordova terang benderang karena cahaya lampu-lampu. Keadaan kota-kota di Eropa sangat kotor sedangkan di Qordova terdapat seribu tempat pemandian umum. Jalan-jalan di Eropa ketika itu tenggelam oleh lumpur sedangkan jalan-jalan di Qordova disusun dengan ubin. Atap gedung-gedung di Eropa penuh dengan cerobong asap sedangkan di Qordova dihiasi bangunan-bangunan indah dan arsitektur Arab yang mengagumkan."
KERAJAAN SEJATI
Amirul Mukminin Harun ar-Rasyid menunaikan ibadah haji bersama istrinya. Di sana mereka melihat kerumunan manusia mengelilingi seorang ulama, Abdullah bin Mubarak yang didampingi oleh Imam Malik. Sambil menuntun unta milik Abdullah, Imam Malik berseru kepada orang-orang yang memenuhi jalan, "Lapangkan jalan untuk seorang alim, ahli timur dan barat!" Melihat hal itu istri Harun ar-Rasyid berkata kepada suaminya, "Demi Allah! Itulah kerajaan sejati dan bukan kerajaan Harun ar-Rasyid yang telah menundukkan rakyat dengan tongkat dan cambuk."
WANITA YANG PALING UTAMA
Wanita yang paling utama adalah wanita yang paling tinggi bila berdiri, paling besar bila duduk, paling jujur bila berbicara, bersikap tenang dan sabar serta tersenyum sebagai ganti tertawa. Kalau membuat sesuatu ia selalu unggul, taat kepada suami, tinggal di rumah, mulia kedudukannya di tengah kaumnya,selalu bersikap rendah hati, penuh kasih sayang, mampu melahirkan anak dan seluruh persoalannya terpuji.
MENENTANG PEMBOROSAN
Amirul Mukminin Umar bin Khattab r.a. mendengar bahwa salah seorang anaknya membeli cincin permata seharga seribu dirham. Ia segera menulis surat yang isinya, "Aku mendengar bahwa engkau membeli cincin permata seharga seribu dirham. Kalau hal itu benar maka segera jual cincin itu dan gunakanlah uangnya untuk memberi makan seribu orang yang lapar. Lalu buatlah cincin dari besi dan ukirlah dengan kata-kata, 'Semoga Allah merahmati orang yang mengenali jati dirinya'."
PEPATAH-PEPATAH
Apabila Anda mampu membalas lawan, jadikanlah maaf sebagai ungkapan syukur atas kemampuan Anda untuk tidak membalas;
Ketenangan dan ketenteraman dapat mengubah rumah gubuk menjadi istana yang luas atau menjadikan istana raja sebuah sangkar atau penjara;
Allah Subhanahu Wa Ta'ala menerima setengah amalan dan tidak menerima setengah niat. Niat seseorang lebih baik daripada amalnya;
Suami adalah orang yang mencari kebahagiaan hidup dengan menghilangkan sebahagian kemerdekaannya;
Kunci kebinasaan orang jahil adalah lidahnya;
Buah yang dipetik dari tergesa-gesa adalah penyesalan;
Setiap anak perempuan mempunyai perasaan bangga terhadap ayahnya;
Kekalahan para tokoh disebabkan oleh besarnya kerakusan;
Janganlah Anda menjadi pelindung orang-orang yang berkhianat;
Mata yang paling indah dan perlu diwaspadai adalah mata kaum wanita;
Janganlah Anda membebani pendengaran seseorang dengan ucapan yang tidak disukainya;
Menepati amanah adalah kunci rezeki;
Dua faktor yang mencegah orang bermoral meminta-minta yaitu rasa rendah diri ketika meminta dan rasa khawatir jika permintaannya ditolak;
Setiap orang mencari kebahagiaan dan hanya sedikit yang menemukannya;
Rumah tangga tanpa ibu yang shalehah ibarat kuburan;
Musuh yang berakal lebih baik daripada kawan yang jahil;
Kehidupan manusia adalah medan peperangan tanpa gencatan senjata;
Masa lalu tampak indah dan tidak akan kembali lagi;
Sungguh sukses orang yang bebas dari riya' emosional dan rakus;
Orang yang percaya diri tidak membutuhkan pujian orang lain;
Jangan meludahi sumur karena mungkin suatu hari Anda akan minum dari sumur itu;
Orang yang bijak adalah orang yang menjauhi orang-orang jahil;
Wanita selalu tergolong manusia yang halus dan lembut sampai saat dia menikah;
Bukti keindahan dan keagungan tabiat manusia adalah hati seorang ibu;
TIGA ... TIGA ... TIGA
Tiga penyebab lestarinya kenikmatan yaitu bersyukur kepada Allah atas nikmat itu, memanfaatkannya dengan baik dan selalu memeliharanya dengan baik;
Tiga macam akal wanita yaitu akal yang mendorongnya bekerja tanpa pikiran, akal yang selalu berpikir tetapi tidak berbuat apa-apa dan akal yang dihinggapi karat tidak berpikir dan tidak bekerja;
Tiga hal yang paling sulit yaitu menyimpan rahasia, melupakan luka hati dan memanfaatkan waktu luang;
Tiga hal yang harus disegerakan yaitu beramal saleh, menguburkan jenazah dan menikahkan gadis dengan laki-laki yang sepadan;
Tiga hal yang membinasakan yaitu kikir, zina, angkuh dan sombong;
Tiga golongan laki-laki yaitu yang dikenal karena kepribadiannya,
yang dikenal karena lidahnya dan yang dikenal karena hartanya;
Tiga macam ulama yaitu alim yang hidup dengan ilmunya dan orang-orang lain menyertainya, alim yang hidup dengan memanfaatkan ilmunya tetapi orang-orang lain tidak bersamanya dan alim yang ilmunya dimanfaatkan oleh orang lain sedangkan dia membinasakan dirinya;
Tiga hal yang menyebabkan hati keras dan membatu yaitu tertawa tanpa sesuatu yang dikagumi dan membanggakan, makan tanpa rasa lapar serta berbicara mengenai hal-hal yang sia-sia;
Tiga hal yang terdapat dalam tiga perkara yaitu kekayaan yang bersemayam dalam jiwa, kemuliaan yang terdapat pada rendah hati (tawadhu) dan keutamaan (kemuliaan) yang disebabkan oleh takwa;
Barangsiapa yang melalui tiga buah pintu patut ditimpa siksa Allah yaitu pintu syubhat yang menyebabkan keraguan terhadap agama Allah, pintu syahwat yang menyebabkan orang mengutamakan hawa nafsu daripada ketaatan kepada Allah dan pintu kemarahan yang menimbulkan rasa permusuhan terhadap orang lain;
Kecantikan wanita ada tiga yaitu kecantikan yang tidak dapat dilihat kecuali oleh hati pria, kecantikan yang terlihat oleh mata tetapi tidak dirasakan oleh hati dan kecantikan yang tidak stabil (berkurang dan bertambah) sesuai dengan penampilan wanita.
PEPATAH-PEPATAH
Perawan tua ialah wanita yang kehilangan kesempatan menyusahkan seorang pria;
Wanita dapat memaafkan penghianatan suaminya tetapi tidak dapat melupakannya;
Kecantikan wanita tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan kemuliaan akhlak dan perilakunya;
Barangsiapa memusuhi bawahannya maka hilanglah kewibawaannya;
Barangsiapa lunak dan lembut bicaranya maka ia wajib dikasihani;
Suatu kebahagiaan bagi seseorang apabila musuhnya adalah seorang yang berakal;
Kepopuleran adalah buih yang berserakan dari arus kehidupan;
Senyuman adalah suatu bahasa yang tidak dimengerti kecuali oleh wanita;
Bagi orang yang gigih, meraih kesuksesan di dunia bukanlah sesuatu yang mustahil;
Apabila Anda merasa tidak mempunyai sopan santun sebaiknya Anda diam;
Alangkah lemahnya orang yang tidak berusaha mengangkat harga dirinya;
Jangan merasa aman terhadap musuh Anda meskipun dia hanya seekor tikus;
Kepandaian wanita terletak di dalam hatinya;
Ambillah kebaikan dari ahli kebaikan dan tinggalkanlah keburukan pada ahlinya;
Kembali kepada kebenaran (hak) lebih baik daripada tetap bertahan dalam kebatilan;
Puncak segala hikmah kebijaksanaan ialah takut kepada Allah;
Rakus dan tamak adalah belenggu di leher dan rantai di kedua kaki;
Marah (emosi) adalah angin kencang yang mematikan pelita akal;
Anda dapat lebih mengenal seseorang dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya dari pada jawaban-jawaban yang diberikannya;
Mati mendadak ialah sakit mendadak kemudian mati;
Karena bunga mawar maka duri-durinya disiram juga;
Semua binatang buas dapat dijinakkan kecuali manusia;
Hati nurani adalah suatu siksaan bagi kita jika sedang merasa berbahagia;
Seorang munafik menguntungkan orang lain dan merugikan diri sendiri;
Putus asa adalah kesalahan fatal manusia;
TIGA... TIGA... TIGA
Tiga hal yang tidak dapat diulang yaitu waktu, kemudaan dan kecantikan;
Berlindung pada kebohongan adalah sikap orang pengecut;
Akhlak yang buruk cepat menular;
Suami teladan ialah suami yang memperlakukan istrinya seperti mobil baru;
Nama baik adalah sesuatu kekayaan;
Ilmu ibarat emas, dimanapun tempatnya, kedudukannya terhormat;
Tiga hal yang buruk yaitu dusta, malas dan pesimistis;
Jadilah musuh bagi orang yang zalim dan pendukung setia bagi orang yang dizalimi;
Kematian lebih banyak memberikan pelajaran daripada dorongan hati nurani;
Kesuksesan adalah pelita yang menerangi jalan harapan;
Adab dan akhlak yang baik menutupi silsilah keturunan yang buruk;
Pencuri yang "mencuri" masa kemudaan kita adalah zaman;
Janganlah Anda berbicara tanpa akal dan jangan bekerja tanpa perencanaan;
Lupakan segala keburukan kawan Anda agar Anda disenangi mereka selamanya;
Cinta ibarat api yang tidak meninggalkan sesuatu kecuali abu;
Tiga hal yang sangat tidak disukai manusia yaitu kematian, penyakit dan kemelaratan;
Seorang pengecut ialah yang takut hidup dengan kemuliaan dan keimanan;
Sebahagian manusia memiliki akal dan sebahagian lainnya hanya memiliki lidah;
Kebahagiaan kita erat berkaitan dengan kebahagiaan orang lain;
Diplomasi adalah tindakan memenggal leher lawan tanpa menggunakan pisau.
SANTUNAN SEORANG MUKMIN
Santunan orang-orang beriman bermacam ragam bisa dengan harta, pengaruh, tenaga, pengabdian (jasa), nasihat, bimbingan, do'a dan tenggang rasa serta turut berduka cita. Santunan seorang mukmin tergantung dari tinggi rendahnya keimanan.
PESAN-PESAN YANG BIJAKSANA
Seorang yang dikenal bijaksana berpesan dengan anaknya, "Wahai anakku, aku berpesan sepuluh perkara dan peliharalah pesan-pesanku ini,jangan bersengketa dengan tetangga; jangan berkongsi dengan orang yang suka cemburu; jangan tinggal bersama orang pendengki (hasud); jangan bertetangga dengan orang jahil; jangan memulai perkelahian dengan orang yang lebih kuat darimu; jangan berteman dengan orang yang suka riya'; jangan terlalu banyak bergaul dengan wanita; jangan berkawan dengan orang kikir; jangan memberikan rahasiamu kepada siapapun; jangan berbicara tentang sesuatu kecuali yang kamu ketahui dan jangan membeli sesuatu kecuali yang kamu butuhkan."
LIMA PERKARA YANG BURUK
Abu Hatim mengutip perkataan Almubarak bin Said Ats Tsauri. Katanya, "Lima perkara yang paling buruk pada diri manusia yaitu bila kekerasan berada di tangan penguasa, kesombongan di kalangan bangsawan, kekikiran berada di kalangan orang-orang kaya, kebekuan di kalangan para 'ulama dan kekuatan badan di kalangan orang lanjut usia."
PARA PENGHAFAL AL QUR'AN
Alhasan bin Ali ra. berkata, "Penghafal Al Qur'an ada tiga macam. Pertama, seorang yang baik bacaan dan suaranya lalu pergi dari satu kota ke kota lain untuk memperoleh imbalan dari orang-orang. Kedua, seorang yang hafal huruf-hurufnya tetapi menyia-nyiakan hukum-hukumnya, mencari simpati penguasa dan mencari popularitas. Ketiga, mengerti maknanya, memeliharanya, mengamalkannya untuk berdakwah dan beribadah. Yang inilah sebaik-baik penghafal Al Qur'an."
YANG PATUT DIPUJI
Ada seseorang memuji kawannya dihadapan orang yang bijaksana. Lalu orang bijaksana itu bertanya kepadanya, "Apakah kamu pernah melihat dia menahan diri ketika marah?" "Belum," jawabnya. "Apakah kamu pernah pergi bersamanya dalam perjalanan jauh?" Dijawab, "Belum." "Apakah kamu pernah berhubungan dagang dengan dia?" "Belum," jawabnya. Orang bijaksana itu berkata, "Kalau begitu kawanmu itu belum pantas kamu puji."
KETEGARAN SEORANG YANG LANJUT USIA
Seorang yang lanjut usia ditanya tentang apa rahasia ketegaran tubuhnya dan apa yang menjadikannya bebas dari perasaan sedih dan susah. Dia menjawab, "Aku tidak pernah bertengkar atau marah kepada keluargaku. Aku tidak pernah punya rasa iri dengki terhadap yang lebih besar daripadaku dan aku tidak pernah merasa senang dengan jatuhnya orang lain."
SUSAH DAN SEDIH
Ibrahim Ibnu Adham melihat seorang yang tampak pada wajahnya seperti sedang ditimpa kesusahan dan kesedihan. Ibrahim bertanya kepada orang itu, "Aku ingin mengajukan tiga pertanyaan kepadamu. Tolong dijawab." "Apakah dalam alam ini ada sesuatu kejadian yang tidak dikehendaki Allah?" tanya Ibrahim. Orang itu menjawab, "Tidak." "Apakah pernah rezekimu yang telah ditakdirkan Allah dikurangi-Nya?" "Tidak," jawab orang itu lagi. "Apakah umurmu yang telah dicatat Allah dikurangi sedikit?" Orang itu menjawab, "Tidak." Ibrahim Ibnu Adham berkata, "Kalau demikian mengapa kamu susah dan sedih?"
NASIHAT IMAM KEPADA KHALIFAH
Nasihat Alimam Alhasan Albashri kepada khalifah Umar ibnu Abdul Aziz, "Sesungguhnya dunia ini suatu mimpi sedangkan akhirat adalah kenyataan dan kematian berada di tengah-tengah antara keduanya. Adapun kami bermimpi yang kacau. Barangsiapa mawas diri selama hidupnya maka dia akan beruntung. Barangsiapa yang lengah dan lalai maka dia akan merugi. Barangsiapa selalu memandang kepada akibat maka dia akan selamat dan barangsiapa yang memperturutkan hawa nafsunya maka dia akan sesat."
RESEP OBAT PENYEMBUH DOSA
Seorang Badui bertanya kepada seorang dokter, "Apakah dokter mempunyai resep obat untuk menyembuhkan penyakit dosa?" Dokter itu menjawab, "Jika kamu kerjakan maka kamu akan mendapat penyembuhan dari Allah. Ambillah akar-akar kemeralatan dan jiwa kesabaran lalu campurkan dengan bubuk pikiran dan dicampur (kadarnya sama) dengan rendah hati dan kekhusyu'an, kemudian ditumbuk semuanya dalam lumpang taubat dan dibasahi dengan air mata, tempatkan dalam tempat rendah diri kepada Allah dan dimasak dengan api tawakal kepada-Nya. Setelah itu diaduk dengan sendok istighfar sehingga tampak taufik dan kehormatan diri. Kemudian pindahkan ke mangkok cinta dan dinginkan dangan udara kasih sayang. Sesudah itu disaring dengan saringan kesusahan ditambah hakikat iman dan campurkan dengan takut kepada Allah. Teruskan minum obat itu selama hidupmu dan hatimu akan sembuh dari segala keluhan dan hilang rasa sakit dosa."
KEBAIKAN
Ali bin Abi Thalib ra. ditanya mengenai kebaikan (Alkhair). Dia menjawab, "Kebaikan bukan disebabkan karena banyak memiliki harta tetapi disebabkan karena banyaknya amalan, besarnya kesabaran dan melebihi orang lain dalam beribadah. Apabila usai mengerjakan kebaikan bertahmidlah kepada Allah dan jika melakukan kesalahan beristighfarlah kepada-Nya. Kebaikan di dunia diperuntukkan bagi dua orang yaitu kepada orang yang berbuat dosa lalu segera bertaubat dan kepada orang yang selalu bersegera dalam melaksanakan kebaikan."
IMAM GHAZALI DAN KEPALA PENYAMUN
Dalam suatu perjalanan, Imam Ghazali dan kafilahnya bertemu gerombolan penyamun. Seluruh barang dan harta benda mereka dirampas. Imam Ghazali memohon kepada kepala penyamun agar tas berisi kitab-kitab dikembalikan kepadanya. Kepala penyamun bertanya, "Apakah isi kitab-kitab ini?" Imam Ghazali menjawab, "Ilmu." Kepala penyamun bertanya, "Kalau kitabnya hilang berarti ilmunya hilang?" Imam Ghazali menjawab, "Benar." Kepala penyamun berkata, "Apalah artinya ilmu yang hanya berada di dalam kitab?" Ucapan kepala penyamun menyadarkan Imam Ghazali. Sejak itu ia terdorong menghafalkan seluruh ilmu di dalam kitab-kitab miliknya.
RABI'AH AL-ADAWIYAH, WANITA SUFI
Rabi'ah ditanya mengenai hakikat imannya, ia menjawab, "Aku tidak beribadah kepada Allah karena takut kepada-Nya sehingga aku serupa saja dengan budak yang buruk dan bekerja dengan rasa takut terhadap majikannya. Aku beribadah bukan karena mengharapkan surga sehingga aku serupa dengan budak yang buruk dan diberi sesuatu untuk pekerjaannya. Aku beribadah kepada Allah karena rasa cinta dan rinduku kepada-Nya."
YANG TIDAK DAPAT DIAJAK BERMUSYAWARAH
Tujuh orang yang tidak dapat diajak bermusyawarah yaitu:
Orang dungu (jahil) karena sesat dan menyesatkan orang lain;
Musuh yang menginginkan kehancuran kita;
Pendengki yang menginginkan hilangnya kenikmatan kita;
Orang yang bersifat riya' dan menginginkan popularitas meskipun mengandung resiko;
Orang kikir yang takut risiko keuangannya;
Pengecut yang selalu menghindari pertanggungjawaban;
Orang yang menjadi tawanan hawa nafsunya dan tidak dapat mengendalikannya.
PELAKU BID'AH
Iblis lebih menyukai pelaku bid'ah daripada pelaku maksiat, sebab pelaku maksiat mudah bertobat sedangkan pelaku bid'ah tidak. Iblis berkata, "Aku binasakan anak-anak Adam dengan perbuatan-perbuatan dosa tetapi mereka membinasakan aku dengan kalimat laailaha illallah dan istighfar. Sebagai gantinya, aku desakkan perbuatan bid'ah dan hawa nafsu kepada mereka sehingga mereka berdosa tetapi mereka tidak bertaubat karena menyangka bid'ah-bid'ah itu adalah perbuatan baik.
KHALIFAH UMAR MEMINJAM UANG
Pada suatu hari, Khalifah Umar bin Khattab ra. membutuhkan uang untuk keperluan pribadi. Ia menghubungi Abdurrahman bin 'Auf ra. sahabat yang tergolong kaya untuk meminjam uang empat ratus dirham. Abdurrahman bertanya, "Mengapa engkau meminjam dari saya? Bukankah kunci baitul maal (kas negara) ada di tanganmu? Mengapa engkau tidak meminjam dari sana?" Umar ra. menjawab, "Aku tidak mau meminjam dari baitul maal. Aku takut pada saat maut merenggutku, engkau dan seluruh kaum muslimin menuduhku sebagai pemakai uang baitul maal. Dan jika hal itu terjadi, di akhirat amal kebaikanku pasti dikurangi. Sedangkan kalau aku meminjam dari engkau, jika aku meninggal dunia sebelum melunasinya, engkau dapat menagih hutangku kepada ahli warisku." Subhanallah! Alangkah jaya dan bahagia umat Islam memiliki khalifah seperti itu.
MEMBONGKAR PENGKHIANATAN
Seorang raja mengeluh kepada penasihat utamanya karena banyak rahasia negara yang bocor dan diketahui musuh sehingga banyak rencana yang gagal. Menteri penasihat menyarankan agar raja mengadakan pertemuan dengan para menteri satu per satu. Kepada setiap menteri dikemukakan rencana bohong. Isi rencana itu berbeda antara satu menteri dengan menteri lainnya. Raja berpesan agar setiap menteri merahasiakan rencana itu dari menteri lainnya. Raja menyetujui saran itu. Setiap rahasia dan nama menteri yang menerima rahasia itu, dicatatnya. Maka jika ada rahasia negara yang bocor, ia dapat mengetahui siapakah menteri yang membocorkannya.
AKIBAT MENGHARAPKAN PERTOLONGAN DARI SELAIN ALLAH
Akibat mengharapkan pertolongan dari selain Allah maka, Nabi Adam tertipu oleh rayuan iblis untuk hidup kekal di surga dengan memakan buah terlarang lalu Allah mengeluarkannya dari surga. Nabi Ya'kub takut jika anaknya, Yusuf, dimakan serigala maka Allah menghukumnya dengan memisahkan mereka untuk waktu yang lama. Nabi Yusuf meminta bantuan pelayan raja untuk mengeluarkannya dari penjara maka Allah memperpanjang keberadaannya di penjara selama beberapa tahun.
PEPATAH-PEPATAH
Orang yang membujang ialah orang yang belum menemukan penghibur duka dan dia baru memperolehnya dengan menikah;
Wanita menghadapi banyak permasalahan, sebahagian teratasi dengan menikah dan sebahagian lainnya teratasi setelah dia masuk liang lahat;
Berkawanlah dengan orang yang mengingat kebaikan Anda dan melupakan kebaikannya kepada Anda;
Jangan menyalahkan perasaan istri Anda karena perasaannya yang terbaik ialah ketika ia menerima Anda sebagai suaminya;
Dunia diciptakan untuk kita dan kita diciptakan untuk akhirat. Sesudah singgah sebentar di dunia, kita menuju penghunian kekal: surga atau neraka;
Setiap kenikmatan yang tidak mendekatkan diri kepada Allah adalah bencana;
Barangsiapa langgeng malasnya maka putuslah harapan dan cita-citanya;
Dua macam perjuangan: perjuangan untuk tetap hidup di dunia dan perjuangan untuk meraih kehidupan kekal di akhirat;
Jalan mencapai kesuksesan: percaya kepada diri sendiri, selalu jujur, bekerja keras dan tekun;
Mengamalkan kebaikan adalah baik dan lebih baik lagi jika Anda merahasiakannya;
Orang yang paling bangkrut dalam hidupnya ialah orang yang kehilangan semangat hidupnya;
Orang yang kehilangan segalanya - kecuali semangatnya – maka tahun-tahun kegagalan akan disusul dengan tahun-tahun kesuksesan;
Tidak ada kebaikan di dalam menghamburkan harta dan tidak dikatakan menghamburkan harta jika digunakan untuk kebaikan;
Barangsiapa mengenal dunia dengan sebenar-benarnya maka dia tidak akan terlalu sedih terhadap musibah yang menimpanya.
AKHLAK YANG MULIA
Al Imam Assayuti berkata, "Tanda-tanda akhlak yang baik ada sepuluh, yaitu: Mengurangi selisih sengketa; Kesadaran yang baik dan adil; Tidak mencari-cari kesalahan orang lain; Memperbaiki keburukan diri sendiri; Meminta maaf atas perrbuatannya yang salah; Tahan menderita tanpa banyak keluhan; Instropeksi dan mengoreksi diri sendiri; Mengetahui aub dirinya sendiri dan bukan aib orang lain; Berwajah ceria terhadap yang tua dan yang muda; Berbicara sopan dan halus terhadap atasan dan bawahannya."
NASIHAT LUQMANUL HAKIM
"Wahai anakku, apabila kantong perutmu penuh padat maka pikiranmu akan tidur, hikmah kebijaksanaanmu akan tumpul dan anggota badanmu lemah dalam mengamalkan ibadah."
TIGA GOLONGAN ULAMA
Imam Al Ghazali dalam kitabnya "Al Ihya" menulis bahwa ulama terbagi dalam tiga golongan, yaitu: Mencelakakan dirinya sendiri dan mencelakakan orang lain yaitu ulama yang menuntut kelezatan kehidupan duniawi; Membahagiakan dirinya dan orang lain yaitu ulama yang menyeru ke jalan Allah, lahir dan batin; Mencelakakan dirinya dan membahagiakan orang lain yaitu ulama yang menyeru kepada kebahagiaan akhirat dan pada dzahirnya menolak dunia, padahal tujuan batinnya ingin menegakkan pengaruh dan kedudukan dirinya.
YANG BURUK - BURUK
Seburuk-buruk harta ialah yang tidak diinfakkan; Seburuk-buruk kawan ialah yang mengecewakan kawannya yang sedang mengalami kesulitan; Seburuk-buruk penguasa ialah yang ditakuti rakyatnya yang tidak bersalah; Seburuk-buruk negeri ialah yang tandus (tidak subur) dan tidak terjamin keamanannya.
TIGA MACAM IBADAH
Ibadah kepada Allah karena mengharapkan sesuatu (pamrih). Itu adalah ibadahnya pedagang; Ibadah kepada Allah karena takut pengawasan. Itu ibadahnya para budak; Ibadah kepada Allah karena ungkapan rasa syukur dan tahmid. Itu ibadahnya orang yang bebas merdeka.
TIDAK BOLEH DIREMEHKAN
Tiga orang yang tidak boleh diremehkan yaitu penguasa, orang alim dan kawannya. Barangsiapa meremehkan penguasa maka dia akan kehilangan dunianya; Barangsiapa meremehkan orang alim maka dia akan kehilangan agamanya; Barangsiapa meremehkan kawannya maka dia akan kehilangan kesempurnaan kemanusiaanya.
EMPAT MACAM PERKATAAN
Ibrahim bin Adham berkata, "Empat macam sasaran perkataan yaitu Perkataan yang diharapkan bermanfaat dan dikuatirkan akibatnya menjadi buruk; Perkataan yang tidak diharapkan manfaatnya dan tidak dikuatirkan keburukan akibatnya. Anda harus menghindarinya agar tidak menjadi beban bagi badan dan lidah Anda; Perkataan yang tidak diharapkan manfaatnya dan dikuatirkan keburukan akibatnya. Inilah perkataan yang membahayakan; Perkataan yang diharapkan manfaatnya dan aman akibatnya. Ini yang harus Anda bicarakan dan sebarluaskan."
NASIHAT
Seorang yang arif bijaksana menasihati putra-putrinya, "Wahai anak-anakku, jangan kamu memusuhi siapapun meskipun kamu menduga bahwa orang itu tidak akan dapat mengganggumu. Jangan mengelak persahabatan orang yang kamu kira tidak akan membawa manfaat bagimu. Sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan kamu takut terhadap gangguan musuh dan kapan kamu mengharapkan persahabatan seorang kawan."
DELAPAN KELEMAHAN
Orang yang duduk dalam majelis padahal dia bukan ahlinya;
Orang yang berbicara kepada orang yang tidak mendengarkannya;
Ikut berbicara di tengah dua orang yang sedang berbincang dalam urusan lain;
Orang yang mencampuri urusan yang bukan kewengannya;
Orang yang berniat buruk terhadap tuan rumah di rumahnya sendiri;
Orang yang mendatangi resepsi (walimah) tanpa diundang;
Orang yang mengaharapkan kebaikan dari lawan-lawannya;
Orang yang meremehkan kekuasaan penguasa.
KECANTIKAN TANPA BIAYA
Seorang wanita tua yang di wajahnya masih dan selalu memancarkan cahaya ketegaran dan kecantikan ditanya mengenai alat-alat kecantikan yang dipakainya dia menjawab, "Aku gunakan untuk kedua bibirku kebenaran (hak), untuk suaraku sahlat, untuk kedua mataku rahmat dan belas kasih, untuk kecantikan kedua tanganku kebaikan, untuk postur tubuhku kelurusan dan ketulusan (istiqomah) dan untuk hatiku cinta dan kasih sayang." Apabila para gadis dapat memperoleh seperangkat alat kecantikan yang gratis itu dijamin bahwa kepribadian dan humanismenya akan langgeng dan awet.
PERAN BUKU
Seorang yang dikenal arif dan bijaksana, Ahmad bin Ismail berkata, "Buku adalah teman bicara yang tidak mendahuluimu ketika kamu sibuk; Tidak memanggilmu ketika kamu bekerja; Tidak memaksamu berdandan ketika menghadapinya; Buku adalah teman kencan yang tidak menyanjungmu; Sahabat yang tidak membujuk rayumu; Buku adalah kawan yang tidak membosankan dan penasihat yang tidak mencari-cari kesalahanmu."
KUNCI KEBAIKAN DAN KUNCI KEBURUKAN
Kunci shalat ialah atthaharah (wudhu, mandi dan tayamum);
Kunci ibadah haji dan umrah ialah ihram; Kunci terkabulnya harapan ialah berdoa;
Kunci pengenalan Allah ialah dzikir dan tafakkur; Kunci bertambahnya kenikmatan ialah bersyukur; Kunci kebajikan ialah selalu bersikap benar (asshiddiq);
Kunci keberhasilan ialah benar; Kunci kebahagiaan dunia akhirat ialah bertakwa;
Kunci ilmu pengetahuan ialah bertanya dan mendengar;
Kunci keselamatan ialah tidak banyak bicara; Kunci maksiat ialah sombong;
Kunci pintu perceraian ialah cemburu yang berlebihan.
KEBAIKAN DAN KEJAHATAN
Apabila Allah Subhanahu Wa Ta'ala menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya maka diilhami-Nya si hamba dengan ketaatan, dikaruniainya qona'ah (sikap rela dan puas), dilimpahi pendalaman fiqih dalam agama dan ditunjang-Nya dengan kekuatan keyakinan. Dan apabila Allah Subhanahu Wa Ta'ala menghendaki keburukan bagi hamba-Nya maka dijadikan-Nya si hamba sangat cinta harta, dibentangkan baginya cita-cita dan harapan-harapan (yang kosong), disibukkan dengan urusan dunia dan dikuasakannya kepada hawa nafsunya.
KARENA ITU AKU BERTAWAKAL
Seseorang bertanya kepada Haatim Al Asham, "Atas dasar apa Anda bertawakal?" Haatim menjawab, "Atas dasar empat perkara yaitu Aku menyadari bahwa rezeki yang telah diperuntukkan bagiku tidak akan dimakan orang lain karena itu aku selalu merasa tenang (mantap). Karyaku tidak akan dikerjakan (direbut) orang lain karena itu aku selalu sibuk. Aku tahu bahwa kematian akan datang kepadaku dengan tiba-tiba karena itu aku selalu siap menghadapinya. Aku menyadari bahwa aku tidak dapat lepas dari pengamatan Allah Azza Wa Jalla dimanapun aku berada dan aku malu kepada Allah karena itu aku bertawakal kepada-Nya."
INILAH KEBAIKAN
Al Ahnaf bin Qais berkata, "Tidak ada pembicaraan kecuali dengan amalan, tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan, tidak ada kebaikan bagi kawan kecuali dengan kesetiaan, tidak ada kebaikan dalam sedekah kecuali dengan niat (ikhlas), tidak ada kebaikan dalam kehidupan kecuali dengan kesehatan dan keamanan, tidak ada kebaikan dalam shalat tanpa pemahaman fiqih dan tidak ada kebaikan dalam membaca Al Qur'an kecuali dengan merenungkan isinya (dan mengamalkannya)."
TERTIPU PENAMPILAN
Umar ibnul Khattab ra. berkata, "Aku melihat seseorang diantaramu mengenakan pakaian yang mewah, wewangian yang termahal sehingga aku merasa tertarik melihat penampilan dan postur tubuhnya. Ketika aku bertanya kepada salah seorang yang hadir tentang orang tersebut, apakah dia sudah bekerja (mempunyai mata pencaharian) lalu dijawab dengan kata 'tidak' maka dengan seketika orang yang berpenampilan mempesona itu rendah dalam pandangan mataku."
DOA
"Ya Allah, jadikanlah cintaku kepada-Mu melebihi cintaku kepada diriku, sanak keluargaku dan harta bendaku. Ya Allah, bahagiakanlah aku dengan pendengaran dan penglihatanku. Menangkanlah aku atas orang yang menzhalimiku dan ambillah tindakan pembalasan terhadapnya. Ya Allah, jadikanlah usiaku yang terbaik pada saat akhir hidupku dan amal-amalku yang terbaik ialah amalan yang terakhir dan jadikanlah hariku yang terbaik pada saat berjumpa (menghadap) Engkau."
SHALAT TAHAJUD
Al Hasan bin Ali ra. ditanya, "Mengapa orang yang selalu shalat tahajud wajahnya selalu bersinar dan cerah (berseri-seri)?" Hasan menjawab, "Karena mereka setiap malam menyepi dengan Ar Rahman lalu Dia memberinya nur dari Nur-Nya."
LANDASAN
Landasan iman ialah jiwa yang suci; Landasan keikhlasan ialah hati yang jernih;
Landasan tekad ialah semangat yang kuat dan membara; Landasan usaha ialah kemauan yang keras dan landasan pengorbanan ialah akidah yang kokoh.
BAGAIMANA MANUSIA ?
Matahari bersinar sepanjang hari memberi hidup kepada seisi bumi; Gunung berdiri tegak beribu-ribu tahun melaksanakan tugasnya; Sungai mengalir untuk kebutuhan manusia, ternak, ladang dan tanaman; Semua makhluk Allah itu bertasbih kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan berbakti kepada manusia. Lalu, Bagaimana Manusia ?
PALING BAIK DAN PALING BURUK
Sahabat Abdullah bin Mas'ud ra. berkata, "Sebaik-baik kekayaan ialah kaya jiwa; Sebaik-baik bekal ialah taqwa; Seburuk-buruk buta ialah buta hati; Seburuk-buruk mata pencaharian ialah riba; Seburuk-buruk makanan ialah memakan harta anak yatim; Seburuk-buruk akhlak ialah dusta;
PEPATAH
Seseorang yang iri dengki merasa bahwa hilangnya kenikmatan Anda adalah suatu kenikmatan baginya;
Jangan terlalu banyak mencari alasan, sesungguhnya dusta banyak sekali bercampur dengan alasan-alasan;
Maksiat seorang alim jika dirahasiakan hanya merugikan dirinya sendiri dan jika diketahui orang dapat merugikan dirinya dan umat;
Fitnah pertama kali disebabkan oleh hawa nafsu yang dituruti dan hukum-hukum buatan manusia yang diikuti;
Seburuk-buruk penipuan ialah orang yang menipu dirinya sendiri;
Jangan iri dan dengki, sesungguhnya iri dan dengki akan menggerogoti iman sebagaimana api menggerogoti kayu bakar;
Musuh yang paling ringan makarnya terhadap Anda ialah yang paling terang-terangan memusuhi Anda;
Apabila Anda lelah karena melakukan kebajikan maka kelelahan Anda akan hilang dan kebajikan tetap adanya;
JUMLAH KAWAN
Ali r.a. ditanya berapa jumlah kawannya. Beliau menjawab, "Aku tidak tahu karena saat ini dunia sedang mendatangiku (sedang menikmati masa jaya) sehingga semua kawan-kawanku mendatangiku. Aku dapat mengetahui kelak bila dunia membelakangi aku. Sebaik-baik kawan ialah mereka yang mendatangi Anda di saat dunia meninggalkan Anda."
KETENTERAMAN
Ibnul Qayyim berkata, "Ketentraman bagi manusia menimbulkan sikap khusyu' dalam ketaatan, kesadaran dalam beribadah, pengagungan terhadap Allah SWT.Ia juga menimbulkan sikap mawas diri, berperilaku baik dalam pergaulan dengan makhluk lain dan ridha dengan ketentuan Allah. Ketenteraman (ketenangan batin) menyebabkan orang yang mendahulukan akalnya terhadap lidahnya. Segala ucapannya sudah dipertimbangkan. Ketenteraman mencegah orang dari perbudakan oleh syahwatnya dan emosi atau amarahnya. Dia selalu tenang, berhati-hati dan tidak bertindak kecuali dengan kebijaksanaan dan tidak bergerak kecuali dengan sinar cahaya yang terang."
ZAKAT DAN KASIH SAYANG MERUPAKAN OBAT
Musthafa Luthfi Almanfaluthi berkata, "Kalau bukan karena kikirnya orang-orang kaya dan kerakusan mereka dalam menumpuk harta dan tidak pernah menyampaikan hak dari hartanya ke tangan fakir miskin tentu tidak akan ada perampok, pembunuh, pencuri dan pembegal. Segala sesuatu yang diambil oleh pencuri tiada lain hanyalah merebut apa-apa yang seharusnya menjadi haknya. Jika harta dizakati, kasih sayang diberikan kepada mereka tentu mereka tidak akan melakukan hal-hal yang dilarang syariat itu."
MATI DALAM KEADAAN KAYA
Sebahagian orang ada yang menyalahkan orang-orang yang lanjut usia yang masih gigih dan bersemangat mencari rezeki yang halal. Mengenai hal ini pernah seseorang bertanya kepada orang yang arif dan bijaksana, "Apakah Anda masih bersemangat mengumpulkan harta padahal usia Anda sudah lebih dari tujuh puluh tahun?" Orang arif itu menjawab, "Seseorang yang wafat dan meninggalkan harta untuk musuhnya lebih baik daripada mereka yang dalam hidupnya selalu membutuhkan bantuan (pertolongan) dari kawan-kawannya."
PEPATAH
Orang yang paling zuhud ialah yang menyembunyikan kezuhudannya;
Keimanan berdiri di atas empat pilar yaitu kesabaran, keyakinan, keadilan dan jihad;
Jangan malu memberi yang sedikit karena tidak memberi adalah lebih sedikit dari itu;
Orang alim harus mengajar dirinya sendiri sebelum mengajar orang lain dan hendaknya mengajar dengan perilakunya sebelum mengajar dengan ucapan-ucapannya;
Kawan Anda yang paling setia ialah kawan yang memelihara kesetiakawanan dalam tiga hal yaitu ketika Anda terkena musibah, ketika Anda tidak disampingnya dan sesudah Anda wafat;
Barangsiapa menghiasi dirinya dengan sifat malu maka orang lain tidak akan menemukan aibnya;
Setiap orang mempunyai dua mitra usaha dalam harta miliknya yaitu ahli warisnya dan musibah yang datang dengan tiba-tiba;
Barangsiapa ridha dengan rezeki pemberian Allah maka dia tidak akan menyesali apa yang terlepas dari tangannya;
Pendusta lebih jahat dari pencuri karena seorang pencuri hanya mencuri harta Anda sedangkan pendusta mencuri akal Anda;
Menolak dengan sikap yang baik adalah lebih baik daripada menjanjikan untuk waktu yang belum pasti;
Awal mula menuntut ilmu adalah diam; Yang kedua mendengar dengan tekun;
Yang ketiga faham dan hafal; Yang keempat mengamalkannya dan yang kelima menyebarluaskannya;
Keimanan ibarat panah yang diarahkan kepada Anda dan umur Anda sekedar perjalanan panah itu kepada Anda;
Apabila Anda ingin dianggap mempunyai martabat maka bicaralah sedikit tetapi dengan benar (hak);
Seorang pengecut ialah yang berani terhadap kawannya dan takut kepada lawannya;
Jangan berbicara mengenai sesuatu yang tidak Anda ketahui dan jangan berbicara mengenai seluruh yang Anda ketahui;
Mati lebih baik daripada hidup terhina dan hidup serba kekurangan lebih baik daripada meminta-minta (menjadi pengemis);
Letakkan keangkuhanmu, campakkan kesombonganmu dan ingat kuburanmu;
Manusia jangan angkuh dan sombong karena dia bermula dari tetesan air mani yang kotor dan menjijikkan, kemudian menjadi manusia yang selalu menggendong tinja di perutnya dan akhirnya akan menjadi bangkai;
Apabila Anda melakukan kebaikan berlakulah seakan-akan Anda tidak melakukannya;
Menjadi orang yang kalah tetapi benar (adil) lebih baik daripada menang tetapi dzalim;
Bercerminlah kepada manusia untuk menilai akhlakmu. Kamu mengetahui kebaikanmu dari kawan-kawanmu dan mengetahui keburukanmu dari lawan-lawanmu;
Setiap kenikmatan ada kunci pembuka dan kunci penutupnya. Kunci pembukanya adalah usaha dan sabar, kunci penutupnya adalah kemalasan;
Wara' yang paling baik ialah menjauhi segala syubhat (segala hal yang meragukan);
Orang yang tidak pernah percaya kepada orang lain tidak akan dipercaya oleh orang lain;
Jangan membuat suatu perjanjian yang memberi Anda kesempatan untuk melanggarnya;
Orang yang paling keji ialah orang yang mengadukan orang yang lemah kepada penguasa yang dzalim;
Dua orang yang selalu ringan menghadapi sesuatu yaitu seorang alim (ulama) yang mengetahui segala akibat perbuatannya dan seorang jahil yang tidak mengetahui kedudukan (jati diri)nya.
MENGUNCI LIDAH
Kuncilah lidahmu kecuali dalam empat perkara yaitu menjelaskan yang haq, menumbangkan yang bathil, mensyukuri nikmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan mengutarakan hikmah kebijaksanaan.
BISIKAN-PIKIRAN-NAFSU BIRAHI-KEHENDAK-MAKSIAT-KEBIASAAN
Seorang ulama besar, Ibnul Qayyim berkata, "Pertahankanlah bisikan yang berdetak agar tetap di hatimu kalau tidak hal itu akan berubah menjadi buah pikiran. Bila telah berubah pertahankan semampumu agar ia tetap berada dalam pikiranmu dan kalau tidak mampu ia akan menjadi nafsu birahi. Kendalikan nafsu agar ia tertundukkan dan jika tidak akan lahir rencana buruk dalam bentuk kehendak. Jagalah kehendak itu karena kalau tidak dijaga niscaya akan menjadi perbuatan maksiat. Kalau perbuatan maksiat tidak dapat dicegah, ia akan menjadi temanmu sebagai suatu kebiasaan dan sulit bagi manusia meninggalkan suatu kebiasaan."
EMPAT MACAM MANUSIA
Seseorang yang tahu dan mengetahui bahwa dia tahu. Itulah orang alim maka ikutilah dia;
Seseorang yang tahu dan tidak mengetahui bahwa dia tahu. Itulah orang yang sedang tidur maka bangunkanlah dia;
Seseorang yang tidak tahu dan mengetahui bahwa dia tidak tahu. Itulah orang yang membutuhkan petunjuk maka ajarilah dia;
Seseorang yang tidak tahu dan tidak mengetahui bahwa dia tidak tahu. Itulah orang jahil maka jauhilah dia.
DOA
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kehinaan, kemeralatan dan dari kesombongan kekayaan. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari perolehan ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu', dari nafsu yang tidak pernah kenyang (puas) dan dari doa yang tidak didengarkan."
AKIBAT DENGKI
Al Faqih As Samarqandi, seorang ulama yang bijak berkata, "Lima hukuman akan sampai kepada pendengki sebelum kedengkiannya sampai kepada korbannya yaitu kesusahan yang tidak kunjung berakhir; musibah yang dia tidak akan memperoleh ganjaran pahalanya; celaan dan aib yang tidak terpuji; kemurkaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan tertutup baginya pintu taufiq (restu Allah Subhanahu Wa Ta'ala)."
MEMPERBAIKI MASYARAKAT
Islam menetapkan bahwa masyarakat tidak akan baik kecuali dengan enam faktor sebagai syaratnya yaitu agama yang dipeluk dan dipatuhi; pemerintahan yang arif dan bijaksana; keadilan yang merata dan menyeluruh; keamanan umum yang stabil dan mantap; kemudahan - kemudahan dalam segala urusan dan harapan - harapan yang ditanamkan di hati rakyat. IItulah yang telah dicapai dalam pemerintahan Rasulullah SAW.
SEPULUH SIFAT KEBURUKAN
Penguasa yang menindas (zhalim); Kecurangan kaum bangsawan; Hakim yang tidak jujur; Ulama yang menipu; Orang-orang baik yang emosional; Orang-orang kaya yang kikir; Kaum tua yang berbuat maksiat; Dokter yang sakit; Orang-orang fakir yang sombong; Qari Al Qur'an yang menyombongkan diri.
MENINGKATKAN KEMULIAAN
Tiga hal yang meningkatkan kemuliaan seseorang yaitu Memaafkan orang lain dan menghilangkan bekas-bekas kesalahannya; Memberi sesuatu kepada orang lain yang tidak memberi sesuatu kepadanya dan Menghubungkan silahturrahim dengan orang memutuskannya.
BUKTI KETAKWAAN
Bukti ketakwaan seorang mukmin ada tiga yaitu Bertawakal dengan baik terhadap apa yang belum dicapainya; Merasa ridha terhadap apa yang diperolehnya dan Bersikap sabar terhadap apa yang luput dari perolehannya.
EMPAT WAKTU
Setiap hamba Allah mempunyai empat waktu (dan tidak ada yang kelima) yaitu Waktu mendapat nikmat; waktu mendapat ujian dan cobaan; Waktu melakukan ketaatan dan waktu melakukan maksiat. Pada setiap waktu tersebut terdapat hak Allah sebagai Rabbmu yakni waktu beribadah kepada-Nya. Barangsiapa waktunya digunakan untuk mendapatkan kenikmatan Allah, jalannya ialah bersyukur kepada-Nya. Barangsiapa waktunya mendapat ujian dan cobaan, jalannya ialah ridha dan sabar. Barangsiapa waktunya untuk melakukan ketaatan, jalannya ialah anugerah Allah yang memberi petunjuk dan barangsiapa waktunya untuk melakukan maksiat, jalannya ialah bertaubat dan beristighfar.
ADAB BERBICARA
Ibnul Muqaffa' berkata kepada anaknya, "Belajarlah menyimak pembicaraan orang dengan baik sebagaimana engkau belajar berbicara dengan baik. Diantara menyimak pembicaraan orang dengan baik adalah membiarkannya berbicara sampai selesai, berilah sedikit komentar, tidak memalingkan muka, memandang kepada orang yang berbicara dan menyadari apa yang diucapkannya."
SAUDARA DAN KAWAN
Seorang arif dan bijaksana ditanya, "Apakah Anda mencintai saudara Anda?" Dijawabnya, "Saya tidak mencintai saudaraku kalau dia bukan kawanku." Memang benar, kadangkala kawan, teman atau sahabat lebih dicintai daripada saudara sendiri meskipun saudara sekandung.
KEJUJURAN UMAR RA.
Suatu hari khalifah Umar bin Khattab r.a. naik ke mimbar dengan mengenakan pakaian rangkap dua. Ia berkata, "Wahai segenap manusia, tidakkah kalian mendengar?" Salman al-Farisi r.a. berkata, "Kami tidak akan mendengarkan kata-katamu." Umar r.a. bertanya, "Mengapa, wahai Aba Abdillah (Salman)?" Salman r.a. menjawab, "Engkau membagi-bagikan kepada kami masing-masing sepotong pakaian sedangkan
engkau memakai pakaian rangkap dua." Umar r.a. menjawab, "Jangan terburu-buru berkata demikian." Kemudian ia berseru kepada para hadirin, "Wahai, Abdullah ... Abdullah ... " Tidak seorangpun yang menjawab. Umar r.a. menyeru lagi, "Wahai, Abdullah ibnu Umar!" Abdullah ibnu Umar, putranya, menjawab, "Labbaik, wahai Amirul Mukminin." Umar bertanya, "Aku bertanya demi Allah, benarkah baju yang kupakai ini adalah milikmu?" Abdullah ibnu Umar menjawab, "Benar, demi Allah, pakaian itu benar milikku." Kemudian Salman r.a. berkata, "Sekarang bicaralah. Kami akan mendengarkan kata-katamu."
NASIHAT AYAH KEPADA ANAKNYA
"Ketahuilah anakku bahwa kebakhilan adalah sifat yang tercela; pengecut adalah suatu kekurangan; kemiskinan membungkam orang pandai dari mengemukakan dalil-dalilnya; kaum fakir adalah orang asing di tanah airnya; malas adalah suatu aib; sabar adalah suatu keberanian; zuhud adalah suatu kekayaan dan menjaga kehormatan diri adalah suatu benteng pertahanan."
AKIBAT KESOMBONGAN
Seorang pemuda kaya raya berthawaf mengelilingi Ka'bah. Ia dibantu oleh beberapa pengawalnya agar dapat melakukan ibadah dengan leluasa tanpa berdesak-desakan. Beberapa tahun kemudian seorang ulama melihatnya sedang mengemis di pinggir jembatan. Ditanya, "Apakah yang terjadi?" Pemuda itu menjawab, "Dahulu aku menyombongkan diri di tempat yang seharusnya orang merendahkan diri dan kini aku dihinakan Allah di tempat yang orang banyak menyombongkan diri."
UCAPAN BELA SUNGKAWA
Ketika anaknya Alasy'ats bin Qais meninggal, Ali bin Abi Thalib r.a. menyampaikan ucapan bela sungkawa. Ia berkata, "Kalau engkau merasa sedih atas kematian anakmu maka hal itu sudah sewajarnya karena adanya hubungan kerahiman tetapi kalau engkau bersabar karena Allah pasti ada imbalan pahala. Jika engkau tidak sabar, takdir pun tetap berlaku dan engkau berdosa. Wahai Asy'ats, anakmu membahagiakanmu ketika dia lahir dan dia adalah kesusahan dalam beban asuhan dan pendidikan juga fitnah bagimu karena kecintaanmu yang berlebihan kepadanya. Kini dengan wafatnya, dia menjadi renungan kesedihan bagimu dan itu adalah pahala dan rahmat Allah."
SETAN JIN DAN SETAN MANUSIA
Menghadapi setan manusia lebih berat daripada menghadapi setan jin. Dengan mengucapkan, "A'udzubillahi minasy-syaithanir-rajim" setan jin akan lari karena ia tidak punya kepentingan pribadi. Dia hanya berusaha menyesatkan manusia dan menjerumuskan manusia ke neraka sebanyak-banyaknya. Adapun setan manusia banyak sekali kebutuhannya seperti hidup mewah, menempati kedudukan tinggi, memenuhi syahwat perut, seks dan jaminan hari tua. Meskipun kepadanya diucapkan, "A'udzubillah ... " berkali-kali setan manusia tidak akan pergi.
SUFI SEJATI
Sufi sejati adalah orang yang bertakwa, istiqamah dan berpedoman pada tujuh ajaran pokok. Tujuh ajaran pokok tersebut adalah Berpegang teguh pada Al Qur'an; Mencontoh dan meneladani Rasulullah saw; Hanya memakan makanan yang halal; Mencegah diri dari mengganggu orang lain; Menjauhi segala perbuatan dosa; Selalu beristighfar dan bertobat kepada Allah serta memenuhi semua kewajiban dan hak orang lain.
TIGA PERKARA
Salman al-Farisi r.a. berkata, "Tiga perkara yang membuat aku tertawa yaitu orang yang mengejar dunia sedangkan maut terus membuntutinya; orang yang sering lengah sedangkan dia tidak pernah luput dari pengawasan dan orang yang tertawa lebar sedangkan dia tidak mengetahui apakah Allah ridha kepadanya atau tidak.
PAKAIAN SHALAT YANG MASIH BASAH
Diriwayatkan bahwa khalifah Umar bin Khattab r.a. terlambat untuk shalat jum'at sehingga kaum muslimin menunggu cukup lama. Begitu datang, Umar langsung naik ke mimbar dan meminta maaf atas keterlambatannya. Ia menjelaskan bahwa pakaian yang baru saja dicucinya masih basah sehingga ia harus menunggu sampai pakaian itu kering agar dapat dipakai untuk shalat. Sementara itu, tidak ada pakaian lain yang pantas dikenakannya untuk shalat jum'at.
DOA
"Ya Allah, jangan Engkau memberikan kepadaku kenikmatan dunia yang terlalu banyak agar aku tidak melampaui batas larangan-Mu. Jangan pula terlalu sedikit sehingga aku lupa kepada-Mu. Sesungguhnya yang sedikit dan mencukupi lebih baik bagiku daripada yang banyak tetapi melalaikan."
TIGA GOLONGAN MANUSIA
Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, "Manusia terdiri atas tiga golongan. Pertama, ilmuwan yang segala amal perbuatannya hanya untuk memperoleh ridha Allah; Kedua, penuntut ilmu yang sedang mencari jalan selamat; Ketiga, kaum awam yang rendah, yang mengikuti penyeru kerusakan. Ia tidak mampu menyinari dirinya dengan ilmu, tidak bersandar pada pendirian dan prinsip yang kokoh."
FUNGSI KAUM WANITA
Ketenangan, ketentraman, keseimbangan, kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga berkaitan dengan kaum wanita. Jika kaum wanita menyia-nyiakan amanah yang diberikan kepadanya atau mengabaikan tugas-tugasnya maka akan menimbulkan kegelisahan, pertengkaran, penyelewengan, kemarahan, kebencian dan kepahitan hidup.
KAWAN SEBAGAI CERMIN
Wahai anakku, jauhilah kawan yang buruk. Kebaikan akhlak dapat dicapai dengan berkawan dengan orang yang baik dan kejahatan disebabkan karena berkawan dengan orang yang jahat. Seseorang dapat dikenali dengan mengetahui siapa kawan akrabnya. Ada pepatah yang mengatakan, "Jangan bertanya mengenai ihwal seseorang tetapi tanyakan siapa kawan akrabnya. Sesungguhnya setiap kawan sejalan (meniru) kawan akrabnya."
KESELAMATAN ADA SEPULUH BAGIAN
Wahai anakku, keselamatan itu ada sepuluh bagian. Yang sembilan bagian ialah diam membisu kecuali dalam berzikir kepada Allah. Yang satu bagian ialah menjauhi pergaulan dengan orang-orang yang rendah budinya dan dangkal akal pikirannya. Wahai anakku, perhiasan kemiskinan ialah sabar. Perhiasan kekayaan ialah bersyukur. Wahai anakku, tidak ada kehormatan yang melebihi Islam dan tidak ada kemuliaan yang lebih agung daripada taqwa. Tidak ada penolong (syafaat) yang lebih berhasil daripada taubat dan tidak ada pakaian yang lebih indah daripada kesehatan jasmani dan rohani.
UTUSAN MAUT
Ini sebuah dongeng kuno. Seseorang didatangi 'Izrail, malaikat pencabut nyawa. Orang itu bertanya, "Apakah kedatanganmu ini sebagai kunjungan biasa atau untuk mencabut nyawaku?" 'Izrail menjawab, "Kunjungan biasa." Orang itu berkata, "Demi persahabatan kita. Jika dekat ajalku nanti kirimlah utusan untuk memberitahu aku." 'Izrail menyetujui permintaan itu. Pada suatu hari 'Izrail datang untuk mencabut nyawa. Orang itu berkata, "Bukankah belum pernah ada utusanmu yang datang kepadaku untuk memberitahukan perkaraku ini?" 'Izrail menjawab, "Sudah... sudah pernah datang, bahkan beberapa kali. Bukankah tulang punggungmu bungkuk padahal sebelumnya lurus? Rambutmu memutih yang sebelumnya hitam, suaramu bergemetar yang sebelumnya lantang, penglihatanmu kabur yang sebelumnya terang. Aku telah mengirim sekian banyak utusan kepadamu padahal kamu hanya meminta satu utusan. Oleh karena itu janganlah kamu menyalahkan aku."
RELA DAN PUAS
Barangsiapa menjual kerakusan dengan kerelaan dan kepuasan maka dia memperoleh kekayaan dan harga diri;
Kerakusan menjerumuskan dan akibatnya kerugian;
Haus harta lebih berbahaya daripada haus air;
Orang yang berakal menebus kesehatan dengan hartanya dan orang yang bodoh menebus harta dengan kesehatannya;
Perut orang miskin membutuhkan makanan dan makanan orang kaya membutuhkan perut.
LIMA MACAM HARTA
Pertama, diperoleh dengan taat kepada Allah (halal) dan dibelanjakan di jalan Allah. Itulah sebaik-baik harta;
Kedua, diperoleh dengan jalan maksiat (haram) dan dibelanjakan dalam maksiat. Itulah seburuk-buruk harta;
Ketiga, diperoleh dari yang haram dan dibelanjakan pada yang halal. Itulah harta yang buruk;
Keempat, diperoleh dari yang halal dan dibelanjakan pada yang haram. Itulah harta yang buruk;
Kelima, diperoleh dari yang mubah dan dibelanjakan pada yang mubah (dibolehkan). Ini tidak menguntungkan, tidak merugikan, tidak berpahala dan tidak berdosa.
ORANG YANG KIKIR
Imam Alhasan Albasri berkata, "Orang kikir adalah orang yang hidupnya paling sengsara karena hartanya. Di dunia dia gigih dan giat mengumpulkan harta tetapi di akhirat dia akan dituntut karena kekikirannya; Di dunia dia tidak lepas dari siksaan mencari, menyimpan dan menumpuk harta tetapi di akhirat dia juga tidak akan selamat dari dosanya; Hidupnya di dunia seperti kehidupan orang miskin tetapi di akhirat dituntut (dihisab) dengan tuntutan terhadap orang kaya.
IBADAH HAJI YANG MABRUR
Tanda-tanda haji mabrur ialah niat dan tujuan ibadah hajinya hanya untuk "Tazkiyatunnafsi" yakni ingin menyucikan jiwa dan nafsunya; Segala biaya yang dikeluarkannya dari uang yang halal; Selama mengerjakan ibadah haji segala yang rukun dan wajib dilaksanakan dengan baik; Segala yang dilarang dijauhinya seperti ucapan yang tidak senonoh, berbantah-bantahan, cekcok, menyakiti hati orang lain dan perbuatan fasik (jahat); Sesudah pulang dari ibadah haji, imannya, ibadahnya dan akhlaknya semakin meningkat baik.
KENIKMATAN ALLAH DAN KEBUTUHAN HIDUP
Kenikmatan Allah yang diberikan kepada manusia meliputi tujuh perkara yaitu hidayah (keimanan dan ibadah), kesehatan akal, kesehatan jasmani, isteri atau suami yang sholeh, anak-anak yang berbakti, kawan pendamping yang baik dan rezeki yang terus mengalir meskipun kecil.
Kebutuhan hidup manusia yaitu isteri atau suami yang sholeh, anak-anak yang berbakti, kawan pendamping yang baik, pembantu (pelayan) yang berakal, sehat jasmani dan rohani, kebutuhan pangan sandang dan papan yang cukup serta keamanan yang menyeluruh.
MELIHAT DENGAN AKAL
Khalifah Alma'mun melihat anaknya yang masih kecil memegang buku catatan. Khalifah bertanya, "Apa itu yang di tanganmu, wahai anakku?" Anaknya menjawab, "Sebahagian dari catatan ingatan. Ini untuk mengingatkan bila aku lupa dan menemaniku bila aku kesepian." Alma'mun berkata, "Alhamdulillah yang telah mengaruniai aku rezeki dari anakku yang lebih banyak melihat dengan mata akalnya daripada melihat dengan mata jasmani dan usianya."
TETAP DALAM ISLAM
Dhahhak bin Muzaham bertanya kepada seorang nasrani, "Mengapa kamu tidak masuk Islam?" Orang nasrani itu menjawab, "Karena aku masih suka minum khamar." Dhahhak kemudian berkata, "Masuklah Islam lalu terserah kamu kalau kamu mau terus minum khamar." Sesudah si nasrani itu masuk Islam beberapa waktu kemudian Dhahhak berkata kepadanya, "Sekarang sesudah menikmati keislamanmu jika kamu tetap minum khamar maka kamu bakal dicambuk dan jika kamu murtad (kembali kafir) maka kamu akan dihukum bunuh." Orang tersebut ternyata tetap memegang keislamannya.
KETURUNAN BUDAK
Zaid bin Ali bin Abi Thalib r.a. dihadapkan kepada Khalifah Hisyam bin Abdul Malik. Hisyam bertanya, "Saya mendengar kamu berhasrat merebut khalifah padahal kamu tidak patut mendapatkannya karena ibumu seorang budak." Zaid bin Ali menjawab, "Ucapan Anda yang mengatakan bahwa hatiku bernafsu merebut khilafah hanyalah Allah yang mengetahui segala sesuatu yang gaib bukan Anda. Ucapan Anda bahwa ibuku seorang budak maka ketahuilah bahwa Ismail A.S. adalah putera dari ibu yang juga seorang budak.
RASA MALU
Rasa malu adalah perhiasan keindahan dan perhiasan kesempurnaan. Seseorang yang pemalu terhormat dalam pandangan manusia. Dia akan dihargai dan dimuliakan. Seorang pemalu bila melihat sesuatu yang tidak ia sukai maka ia palingkan pandangannya. Apabila ia melihat suatu kebaikan ia segera menerima dan menyambutnya tetapi jika ia melihat keburukan (kejahatan) ia menjauhinya. Dia menolak kezaliman, pelanggaran, waspada terhadap kefasikan dan kedurhakaan. Bila berbicara dengan orang, dia seolah-olah takut salah dan menjauhi semua larangan Allah. Barangsiapa yang kurang rasa malunya maka kurang pula yang menyukainya.
KEHIDUPAN DUNIA
Muawiyah bin Abi Sufyan ditanya, "Bagaimana pendapat Anda mengenai kehidupan dunia ini?" Muawiyah menjawab, "Bertahun-tahun kesusahan dan musibah lalu bertahun-tahun kesenangan dan kebahagiaan. Begitu pula hari dengan hari dan malam dengan malam. Senantiasa terjadi setiap saat kelahiran-kelahiran baru dan kematian-kematian. Kalau tidak ada kelahiran baru manusia akan punah dan kalau tidak ada kematian isi dunia akan padat."
SETIAP ORANG PASTI PERNAH BERDOSA
Zaman Umar bin Dzar ada seorang yang wafat. Di masa hidupnya orang itu banyak berbuat dosa dan maksiat karena itu banyak orang yang enggan melayat jenazahnya. Namun Umar bin Dzar hadir, menyholati dan turun ke liang kubur. Saat menguburkan orang itu, Umar bin Dzar berkata, "Semoga Allah merahmatimu, hai Aba Fulan. Selama hidupmu kamu tidak pernah mengingkari tauhid. Kamu menggulingkan dahimu bersujud kepada Allah. Kalau dikatakan orang bahwa kamu banyak salah dan dosa maka siapa di antara kita yang tidak pernah luput dari salah dan dosa?"
MANUSIA TERDIRI DARI TIGA GOLONGAN
Ayyub Ibnul Qoryah berkata, "Manusia terbagi dalam tiga golongan yakni orang yang berkal, yang dungu dan yang durhaka (perusak). Orang yang berakal menjadikan agama sebagai syariatnya; Sabar dan tenang adalah tabiatnya; Pandangan dan pikiran sehat menjadi pedomannya; Orang yang berakal bila ditanya maka ia menjawab dengan baik; Kalau berbicara selalu tepat dan benar. Kalau mendengarkan uraian ilmu maka ditekuninya dan kalau bercerita, ia mengambil dari sumber riwayat. Orang yang dungu jika berbicara mengecewakan orang; Kalau bercerita menakut-nakutkan dan kalau mengemukakan pendapat, pendapatnya tidak berbobot; Orang yang durhaka (fajir) jika kamu amanati maka ia akan berkhianat; Bila kamu ajak bicara, dia memburuk-burukkanmu; Kalau kamu menolongnya, dia tidak memelihara kebaikanmu dan tidak mampu menyimpan rahasiamu; Kalau belajar ia tidak mau mengambil pelajaran dan hikmahnya; Kalau berbicara tidak bisa dimengerti dan kalau dibimbing agama dia tidak mau memahaminya."
WANITA ADA TIGA MACAM
Umar ibnul Khattab r.a. berkata, "Wanita ada tiga macam.
Pertama, muslimah, mukminah, bertaqwa, ramah tamah, lemah lembut, membantu keluarga mengatasi beban dan kesulitan serta tidak pernah menyebabkan kesulitan baru tetapi yang demikian jarang terdapat;
Kedua, wadah untuk melahirkan saja dan tidak lebih dari itu;
Ketiga, belenggu diletakkan Allah untuk menjerat leher siapa yang Allah kehendaki."
LIMA MANFAAT PERJALANAN
Sesungguhnya dalam perjalanan ada lima keuntungan yaitu mencari nafkah, memperbaiki hiburan, memperoleh kawan-kawan (kenalan) baru, meningkatkan ilmu dan penngetahuan serta menambah pengalaman.
ILMU PENGETAHUAN
Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, "Ilmu lebih baik dari harta karena Anda pasti akan sibuk menjaga harta itu sedangkan ilmu akan memelihara Anda. Harta habis bila dinafkahkan sedangkan ilmu bila dinafkahkan justru akan berkembang. Ilmu adalah kuasa sedangkan harta dikuasai. Penumpuk harta mati meskipun dalam hidupnya, sedangkan ulama (ilmuwan) tetap hidup sepanjang zaman. Walaupun pada dzahirnya (fisik) mereka sudah tiada tetapi pengaruh mereka dalam hati tetap ada."
TANGISNYA SAUDARA-SAUDARA YUSUF AS
Asysya'fi berkata, "Saya berada di rumah Syuraih (seorang hakim). Tiba-tiba datanglah seorang wanita melaporkan perihal perilaku suaminya sambil menangis sejadi-jadinya. Saya berkata kepada Syuraih, "Semoga Allah meluruskan kamu. Saya melihat wanita itu dizalimi oleh suaminya." Syuraih bertanya kapadaku, "Bagaimana engkau tahu?" Saya menjawab, "Dari tangisannya." Syuraih berkata, "Jangan berpendapat begitu. Saudara-saudara Yusuf datang kepada ayahnya pada sore hari sambil menangis padahal merekalah yang telah berbuat zalim terhadap ayah mereka."
AKIBAT MALAS
Di antara murid-murid yang belajar pada Aristoteles (filsuf Yunani) terdapat seorang yang sangat malas. Ketika diperingatkan oleh gurunya dia menjawab, "Apa yang harus saya lakukan? Saya tidak memiliki ketekunan untuk membaca dan tidak mempunyai kesabaran terhadap kelelahan serta kejenuhan belajar." Aristoteles berkata, "Kalau demikian tidak ada jalan lain bagimu kelak kecuali harus sabar menghadapi kesengsaraan dan kebodohan."
KEBANGKITAN UMAT ISLAM
Kebangkitan umat Islam tidak dapat dicapai hanya dengan kehebatan berkumpul dengan pameran kekuatan dan keindahan berpawai. Jalan menuju peningkatan mutu kaum muslimin ialah tauhid yang murni, lepas dari bid'ah, berpegang teguh kepada ajaran Al Qur'an dan sunnah Rasulullah SAW.
EGOISME
Egois ialah orang yang selalu mementingkan diri sendiri tanpa mengindahkan kesejahteraan orang lain. Egoisme menyebabkan kebahagiaan semu dan sementara serta kesengsaraan yang terus-menerus. Egoisme mengarah kepada keselamatan yang belum pasti tetapi kepada kebinasaan yang pasti. Kecintaan, kasih sayang dan tolong-menolong di antara kita akan menjelma sebagai suatu kekuatan yang diperhitungkan seribu kali. Sengketa dan perpecahan di kalangan kita berakibat segala musibah menimpa kita. Perlu diketahui, bila kita menjauhi tetangga maka keamanan rumah kita akan terancam dan bila hubungan kita dengan mereka baik maka tetangga akan ikut menjaga rumah kita, melindungi keselamatan kita dan menghibur kesepian kita."
MEMBANGUN BENTENG
Seorang gubernur menulis surat kepada khalifah Umar ibnu Abdulaziz meminta dana yang cukup besar untuk membangun benteng di sekeliling ibukota. Khalifah membalas suratnya. Khalifah dalam suratnya berkata, "Apa manfaatnya membangun benteng? Bentengilah ibukota dengan keadilan dan bersihkan jalan-jalannya dari kezaliman."
MENGHADAPI KESULITAN
Apabila Anda menghadapi kesulitan dalam banyak urusan dan pandangan masyarakat terhadap Anda mulai berubah maka kembalilah kepada pendapat orang-orang yang berakal dan bermusyawarahlah dengan para ulama. Jangan menjauhi petunjuk Allah dan jangan bersikap angkuh dengan mengabaikan segala persiapan. Anda lebih baik bertanya dan selamat daripada bertindak sewenang-wenang kemudian menyesal.
BERHATI-HATILAH
Jangan menginjak leher orang yang sudah jatuh ke tanah; Jangan berwajah muram terhadap orang yang membutuhkan santunan dan jangan menutup telinga terhadap jeritan kaum fakir miskin karena dengan berbuat demikian Anda akan kehilangan keanggotaan di bank kasih sayang dan perikemanusiaan. Bank tersebut mempunyai cabang di mana-mana dan tidak mempunyai nasabah di kalangan pendengki, egois dan orang-orang yang tidak mempunyai hati nurani.
PEMECAH BATU
Apakah Anda pernah menyaksikan seorang pemecah batu yang sedang memecah batu besar? Dia memukul batu dengan palu godamnya sampai seratus kali tanpa terlihat akan pecah yang pada akhirnya batu itu akan pecah. Pecahnya batu bukan disebabkan pukulan yang terakhir tetapi oleh keseluruhan pukulan yang sebelumnya. Alangkah banyaknya orang yang dalam usahanya gagal di tengah jalan dan banyak pula yang putus asa sebelum memetik hasilnya dalam waktu yang tidak lama lagi. Apabila mereka tabah dan meneruskan sampai pukulan yang terakhir seperti yang dilakukan oleh pemecah batu pasti mereka akan berhasil bahkan dengan hasil yang lebih baik dari yang diharapkan sebelumnya.
DUNIA DALAM PANDANGAN NABI ISA A.S.
Diberitakan bahwa Nabi Isa A.S. melihat dunia dalam bentuk seorang wanita tua yang seluruh tubuhnya penuh dengan perhiasan. Nabi Isa A.S. bertanya kepada wanita tua itu, "Sudah berapa kali kamu kawin?" Wanita itu menjawab, "Tidak dapat saya hitung banyaknya." Nabi Isa A.S. bertanya, "Apakah semuanya wafat atau menceraikan kamu?" Wanita tua itu menjawab, "Bahkan telah aku bunuh semuanya." Nabi Isa A.S. berkata, "Kalau begitu celaka suami-suami kamu yang masih hidup sekarang ini. Bagaimana mereka tidak beri'tibar (mengambil contoh) dari suami-suamimu terdahulu yang telah kamu bunuh semuanya satu per satu dan bagaimana mereka tidak waspada terhadap kamu."
HAK YANG HARUS ANDA LAKSANAKAN
Hak Allah yaitu mengagungkan-Nya dan mensyukuri segala nikmat-Nya;
Hak penguasa (pemerintah) yaitu ketaatan dan kesetiaan Anda;
Hak diri yaitu giat, semangat beribadah dan menjauhi perbuatan dosa;
Hak umat yaitu menjauhi gangguan, perusakan dan bergaul dengan baik;
Hak suami-istri yaitu menjaga kesetiaan dalam cinta, kasih sayang dan bergaul dengan ma'ruf;
TIGA MACAM KAWAN
Kawan yang selalu menerima kebaikan Anda sedangkan dia tidak pernah memberi Anda kebaikan;
Kawan yang selalu berhitung yaitu dia akan berbuat baik kepada Anda sesuai dengan kebaikan Anda kepadanya;
Kawan yang senang berhubungan dengan Anda tanpa pamrih;
UMAR IBNUL KHATTAB DENGAN SEORANG ANAK
Amirul Mukminin, Umar r.a. melewati anak-anak yang sedang bermain. Ketika melihat beliau, mereka semuanya lari kecuali seorang anak yang tetap berdiri di depannya. Umar r.a. bertanya, "Mengapa kamu tidak lari seperti kawan-kawanmu?" Anak itu menjawab, "Wahai Amirul Mukminin, aku tidak berbuat dosa, mengapa aku harus takut kepada engkau? Jalan yang engkau lalui juga tidak sempit maka mengapa aku harus melapangkannya untuk engkau?" Umar r.a. merasa senang dengan kecerdasan dan kecerdikan anak itu.
HAK ANAK-ANAK
Banyak orang tua yang mengabaikan hak anak mereka. Orang tua kehilangan jejak pengawasan, melupakan anak mereka dan seolah-olah anak tidak memiliki tanggung jawab terhadap anak-anak. Apabila anak mereka pergi, mereka tidak menanyakan ke mana dan kapan mereka pulang. Siapa teman akrab mereka, orang tua juga tidak memperhatikannya. Mereka tidak pernah mengarahkan anak mereka kepada hal-hal yang baik dan tidak berusaha melarang mereka melakukan perbuatan buruk (jahat). Orang tua justru sangat teliti dalam menyimpan uang dan mengembangkannya. Bahkan harta tersebut mereka kembangkan untuk kepentingan orang lain, bukan untuk anak-anak mereka. Pada hakikatnya, memelihara kepentingan anak merupakan langkah yang bermanfaat untuk kehidupan mereka di dunia dan akhirat. Sebagaimana seorang ayah harus memberi anak-anaknya sandang dan pangan, begitu pula wajib memberi 'sandang' dan 'pangan' bagi jiwa mereka dengan iman dan taqwa serta memberi 'makan' bagi akal pikiran mereka dengan ilmu dan pengetahuan.
EMPAT LARANGAN
Waspadalah terhadap empat macam keburukan yaitu sombong, dengki, marah (emosi) dan syahwat yang tidak terkendali. Angkuh dan sombong mencegah orang untuk mematuhi dan menaati perintah dan larangan syariat; Hasud (dengki) mencegah orang untuk menerima dan memberi nasihat; Marah (emosi) mencegah orang untuk berbuat adil; Mengikuti nafsu syahwat mencegah orang menggunakan waktunya untuk beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
TIGA JENIS MATA
Tiga jenis mata yang tidak akan menangis pada hari kiamat yaitu Mata yang selalu berjaga-jaga dan bersiaga bertempur dalam jihad di jalan Allah Allah Subhanahu Wa Ta'ala; Mata yang selalu berpaling dari apa yang diharamkan dari apa yang diharamkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala; Mata yang selalu menangis (di dunia) karena takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan mengharapkan rahmat pengampunan dan ridha-Nya.
TELADAN YANG BAIK
Al Hasan dan Al Husein, putra Ali bin Abi Thalib r.a., pergi ke masjid dan menjumpai seorang tua yang wudhu dan shalatnya terlihat kurang sempurna. Hasan dan Husein ingin memperbaikinya tetapi khawatir menyinggung perasaannya. Akhirnya mereka sepakat memakai cara pendekatan. Di hadapan orang tua tersebut mereka berdebat, masing-masing mengatakan bahwa dialah yang lebih benar wudhu dan shalatnya. Mereka lalu meninta orang tua itu untuk menilainya. Lalu mereka masing-masing melakukan wudhu dan shalat. Setelah orang tua itu melihat tata cara berwudhu dan shalat mereka, dia menyadari bahwa wudhu dan shalatnya ternyata cacat dan tidak sesempurna kedua pemuda itu. Maka dia berkata kepada keduanya, "Alangkah baiknya wudhu dan shalat kalian serta tuntunan dan bimbingan kalian kepadaku. Semoga Allah memberkahi kalian."
SEORANG MUKMIN TIDAK MA'SHUM
Seorang mukmin yang selalu menjaga dan memelihara diri dalam pengawasan Allah pada seluruh amalan-amalannya pasti akan berkurang kesalahan-kesalahannya. Namun mungkin saja dia berbuat dosa kemudian dia ingat Allah, menyadari kesalahannya dan berhenti melakukannya dengan penyesalan yang mendalam. Jadi seorang mukmin adalah orang yang pernah bersalah dan berdosa karena Allah tidak memaksa seseorang menjadi ma'shum. Allah memaksa hamba-Nya agar bila bersalah dan berdoosa agar segera bertaubat serta menyadari adanya pengawasan dan bimbingan Allah yang dapat menghidupkan hati nurani manusia.
MENYEPELEKAN PERBUATAN MAKSIAT
Ibnu Al Jauzi berkata, "Mungkin orang yang berbuat maksiat selalu beranggapan positif dan tidak memikirkan dampak negatif yang akan menimpanya karena ia mengandalkan kondisinya yang sehat dan uangnya yang banyak. Padahal cepat atau lambat perbuatan maksiatnya itu akan mendatangkan akibat buruk terhadap kesehatan badan dan harta kekayaannya."
MANUSIA TERBAGI ATAS TIGA GOLONGAN
Al Hasan Al Bashir berkata, "Manusia terbagi atas tiga golongan yaitu
Pertama, mereka yang mempunyai pendapat dan dimusyawarahkan;
Kedua, mereka yang mempunyai pendapat dan tidak suka bermusyawarah;
Ketiga, mereka yang tidak mempunyai pendapat dan tidak suka bermusyawarah."
HIDUP TIDAK TENTERAM
Tiga sifat yang menyebabkan penyandangnya tidak tenteram dalam hidupnya yaitu iri, dengki dan akhlak buruk.
ABU BAKAR ASH SHIDDIQ DAN SALMAN AL FARISI
Suatu hari sahabat Salman Al Farisi r.a. menjenguk Khalifah Abu Bakar r.a. yang sedang jatuh sakit dan berakhir dengan wafatnya beliau. Salman r.a. berkata, "Berikan saya pesan-pesanmu, wahai Khalifah Rasulullah saw." Abu Bakar r.a. menjawab, "Sesungguhnya Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan membukakan bagi kalian dunia ini maka kelak janganlah ada seseorang di antara kalian yang mengambil kecuali apa yang cukup untuk kebutuhan hidupnya."
IKHLAS-RIYA-KESERAKAHAN
Imam Ibnul Qayyim berkata, "Tidak akan berkumpul dalam hati seseorang sifat ikhlas, riya' dan serakah kecuali seperti berkumpulnya air dengan api atau berkumpulnya biawak dengan ikan. Apabila Anda ingin memiliki sifat ikhlas yang pertama Anda lakukan ialah melenyapkan sifat serakah, menghindari sifat riya' seperti sifat yang dimiliki pecinta dunia yang tidak memperdulikan kehidupan akhirat. Apabila Anda sudah melakukannya, mudahlah bagi Anda memperoleh sifat ikhlas."
KHALIFAH UMAR R.A. YANG ZUHUD
Suatu hari Umar Ibnul Khattab r.a. jatuh sakit. Ia memerlukan madu untuk obat dan mengetahui bahwa di baitulmal ada persediaan madu. Namun ia mengurungkan niatnya untuk mengambil madu itu meskipun dia adalah khalifah yang selalu berurusan dengan baitulmal. Ia berdiri di atas mimbar dan berkata, "Saya membutuhkan madu itu untuk obat jika kalian izinkan. Namun jika kalian berkeberatan maka madu itu haram bagiku." Tentu saja para sahabat mengizinkannya. Suatu waktu Umar r.a. ditanya mengenai apa saja yang halal baginya dari harta Allah. Umar r.a. menjawab, "Yang halal bagiku adalah dua perangkat pakaian untuk pergi haji dan untuk persiapan musim dingin. Kemudian makanan untuk kebutuhanku dan keluargaku yang serupa dengan makanan orang Quraisy. Makanan itu bukan yang biasa dimakan orang kaya dan bukan seperti makanan orang miskin. Saya adalah bagian dari kaum muslimin. Bagianku adalah serupa dengan bagian mereka juga."
KEKUATAN
Kekuatan materi fisik atau fisik meliputi tubuh dan sarana-sarana yang digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Kekuatan moral atau jiwa merupakan sifat mental yang selalu dan ingin dimiliki setiap orang. Kekuatan rohani terbentuk dengan adanya kesadaran dan perasaan akan adanya hubungan dengan Allah atau dengan menghayati hubungan tersebut. Kita wajib menjadikan kekuatan rohani sebagai harta simpanan yang tidak akan habis dan sebagai rahasia untuk meraih keberhasilan dan kemenangan.
DAKWAH ISLAMIYAH
Dakwah Islamiyah mengajarkan si bodoh agar mengerti, mengingatkan mereka yang lupa dan memperingatkan yang sombong agar rendah hati. Memberi petunjuk kepada yang kafir agar beriman, yang bermaksiat agar bertaubat dan menjadi ahli ibadah dan yang ahli ibadah agar menjadi ahli sunah. Dakwah Islamiyah membendung arus dakwah jahiliyah modern yang agresif dan destruktif dengan mempertahankan serta menyebarkan kebenaran. Puncak dakwah Islamiyah ialah memindahkan manusia dari neraka ke surga.
MEMPEROLEH HIKMAH
Ibnul Qayyim berkata, "Jika hati seseorang telah diberi makanan berupa dzikir dan diberi minuman berupa tafakur serta bersih dari penyakit duniawi akan tampak berbagai keajaiban dan ia akan memperoleh hikmah."
HIJRAH DARI AL QUR'AN
Ibnul Qayyim berkata, "Orang yang hijrah dari Al Qur'an ialah yang tidak mau mendengarkan dan mengimani Al Qur'an, yang tidak mengamalkan isi Al Quran meskipun dia membaca dan mengimaninya, yang tidak mau berhukum dan bertahkim dengan Al Qur'an, yang tidak mau mendalami dan memahami arti-artinya dan yang tidak menjadikan Al Qur'an sebagai pengobat dan penyembuh terhadap berbagai penyakit qalbu (nafsu dan batin)."
DOA AL KHALIL BIN AHMAD
"Ya Allah, jadikanlah aku dalam pandangan-Mu sebagai makhluk-Mu yang paling tinggi, dalam pandanganku sebagai makhluk-Mu yang paling rendah dan dalam pandangan manusia sebagai makhluk-Mu yang di tengah-tengah."
PEPATAH - PEPATAH
Tolonglah kawanmu walaupun hanya dengan suara;
Barangsiapa berkurang wara'-nya maka akan mati hatinya;
Permulaan sabar adalah pahit dan manis akhirnya;
Barangsiapa melawan haq (kebenaran) dia pasti akan dikalahkan;
Kalau kamu didorong kemampuan menzhalimi manusia, ingatlah kemampuan Allah;
Orang yang meminta-minta kepada Allah tidak akan kecewa;
Nilai manusia terletak pada dua anggota yang kecil yaitu hati dan lidahnya;
Zaman akan mengalahkan orang yang tidak terkalahkan;
Sepertiga dari usia manusia lanjut usia (lansia) adalah kesedihan (kesusahan);
Tukang yang tidak pandai selalu menyalahkan alat-alatnya;
Prinsip-prinsip adalah sumber kemuliaan dan keteguhan (ketabahan);
Setiap bunga mawar pasti ada durinya;
Kesalahan adalah bekal bagi orang yang selalu tergesa-gesa;
Bersyukur yang sejati adalah meninggalkan perbuatan maksiat;
Pengemis tidak boleh memilih-milih suatu pemberian;
Memulai belajar sejak kecil seperti memahat di atas batu dan memulainya sejak tua seperti menulis di atas air;
Orang yang terakhir tertawanya tentu lebih banyak tertawa;
Tidak akan hilang suatu hak selama ada penuntutnya;
Jangan menunda pekerjaan hari ini sampai esok;
KESETIAAN YANG DIRAGUKAN
Seorang ulama sering dipuji oleh seseorang. Namun ulama tersebut meragukan kesetiaan dan keikhlasannya. Ulama itu berkata kepada orang yang sering memujinya, "Saya lebih rendah dari apa yang kamu ucapkan dan lebih tinggi daripada kamu."
DUA HAL POKOK
Khalifah Abdul Malik bin Marwan bertanya kepada Abdullah bin Yazid bin Khalid mengenai jumlah kekayaannya. Abdullah menjawab, "Wahai Amirul Mukminin, aku tidak terlantar karena adanya dua hal yaitu keridhaan Allah dan ketidakbutuhan diriku kepada sesama manusia." Setelah percakapan itu, Abdullah ditanya oleh seseorang, "Mengapa Anda tidak memberitahukan jumlah kekayaan Anda kepada khalifah?" Abdullah menjawab, "Jika harta milikku sedikit, ia akan merendahkan aku dan jika harta milikku banyak, ia akan dengki terhadapku."
KEAJAIBAN CIPTAAN ALLAH
Di antara sekian banyak ciptaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala ialah pohon murbai. Jika daunnya dimakan oleh ulat sutra, ia menghasilkan sutra; jika dihisap oleh lebah, ia mengeluarkan madu; jika dimakan oleh kambing, ia mengeluarkan susu dan jika dimakan oleh rusa, kotorannya menjadi misik (minyak wangi paling harum).
MEMPERBAIKI DIRI SEBELUM BERDAKWAH
Umar bin Khattab r.a. berkata kepada anggota keluarganya, "Saya akan menyeru orang-orang berbuat ini dan itu serta melarang mereka melakukan ini dan itu. Saya bersumpah, janganlah sampai saya menerima kabar bahwa salah seorang dari kalian meninggalkan perintah atau melanggar laranganku. Kalau itu terjadi, pasti saya akan menindak kalian dengan keras."
ANTARA MENYOMBONG DAN MERUNDUK
Lukman al-Hakim berkata, "Suatu hari aku berdiri di pinggir kebun gandum dan mengamati tanamannya. Ada tangkai tanaman yang tegak berdiri dengan sombongnya dan ada yang menunduk malu. Setelah melihat tangkai-tangkai itu, aku merasa heran. Tangkai yang tegak berdiri ternyata kosong dan yang merunduk justru padat berisi." Ternyata budaya malu tidak dimiliki tangkai yang mengangkat kepala. Ia kosong tidak berisi.
NASIHAT LUKMAN AL-HAKIM KEPADA ANAKNYA
"Wahai anakku! Bekerjalah untuk duniamu sebatas lama tinggalmu; bekerjalah untuk akhiratmu sekadar lama menetapmu; bekerjalah untuk Allah sekadar kebutuhanmu kepada-Nya; bekerjalah untuk neraka sebatas daya tahanmu terhadap panas apinya; janganlah memohon kecuali kepada yang tidak pernah butuh kepada siapapun; kalau engkau ingin bermaksiat carilah tempat yang tidak terlihat Allah."
PEMBICARAAN RAHASIA YANG BOHONG
Seseorang berkata kepada khalifah Abdul Malik bin Marwan, "Saya akan menyampaikan berita rahasia kepada Anda." Khalifah Abdul Malik menjawab, "Baik, tetapi jangan memuji-mujiku karena aku mengenal siapakah diriku, jangan berbohong karena pembohong tidak mempumyai pendapat dan jangan menjelek-jelekkan siapapun dihadapanku." Orang itu berkata, "Ya, Amirul Mukminin. Bolehkan saya pergi?"
HARI RAYA YANG SEBENARNYA
Seorang saleh ditanya, "Kapan hari raya Anda?" Ia menjawab, "Bagi kami hari raya adalah hari ketika kami tidak bermaksiat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, ketika datang kemenangan bagi orang-orang yang beriman dan ketika kami kembali kepada hidayah dan bimbingan Allah Subhanahu Wa Ta'ala serta memperbaiki urusan kami. Bagi kami hari raya bukanlah untuk orang yang berpakaian baru dan mewah tetapi untuk orang dapat mengamankan dirinya dari siksaan neraka."
PERKARA YANG PALING SIA - SIA
Hujan turun di lahan kering yang tidak ditumbuhi tanaman dan tidak ditanami;
Menyalakan lilin di bawah sinar matahari;
Melakukan amal kebajikan untuk orang yang tidak tahu bersyukur.
KEMEWAHAN HIDUP DARI HASIL HUTANG
Seorang ayah memperingatkan anaknya yang hidup mewah sedangkan ia berhutang dalam jumlah besar, "Wahai anakku, Aku heran engkau dapat menikmati kehidupan ini sedangkan engkau mempunyai hutang yang sangat besar." Anaknya menjawab, "Wahai ayah, yang lebih mengherankan adalah orang- orang yang memberikan hutang. Bagaimana mereka dapat tidur dengan nyenyak, sementara mereka meminjami aku uang dalam jumlah yang begitu besar?"
PUJIAN TERHADAP ALMARHUM SUAMI
Seorang wanita pedesaan yang sedikit ilmunya memuji suaminya yang telah meninggal, "Demi Allah, dia adalah suami yang sangat mulia. Jika masuk ke rumah, ia selalu senyum. Jika keluar rumah, ia bersikap tenang dan tidak lupa menyapa. Dia selalu makan seadanya tanpa pernah mengeluh dan tidak pernah menanyakan apapun yang tidak ada."
AKIBAT CINTA DAN SAYANG
Nabi Yusuf a.s. berkata, "Ayahku sangat mencintai dan menyayangiku sehingga saudara-saudaraku dengki dan membuangku ke dalam sumur. Istri pembesar Mesir mencintaiku, akibatnya aku dimasukkan ke dalam penjara. Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyayangiku akibatnya aku diberi kedudukan yang baik di bumi Mesir dan diajarkan kepadaku tabir (takwil) mimpi." Nabi Yusuf a.s. mendapat "ash Shiddiq" dari Allah karena berbagai cobaan dan penderitaan yang dialaminya.
DOA SEORANG BADUI
Seorang Arab Badui ditanya, "Dapatkah engkau berdoa dengan baik?" Ia menjawab, "Dapat." Lalu dikatakan kepadanya, "Berdoalah." Ia pun berdoa, "Allahumma, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepada kami Islam tanpa kami minta maka kini anugerahkan kepada kami keridhaan dan surga yang kami minta."
KEKUATAN EKONOMI DAN PERADABAN
Dunia kita adalah dunia materi dan suatu perbuatan tidak dapat terlaksana tanpa adanya sarana materi. Oleh karena itu, umat Islam harus memiliki kekuatan ekonomi dan peradaban agar dapat mengemban tanggung jawab mereka dengan sukses.
DUNIA HANYA TIGA HARI
Hasan al-Basir berkata, "Dunia hanya tiga hari yaitu kemarin, yang aku sudah tidak berpengharapan darinya; hari ini, yang aku mendapatkan kesuksesan dan kebaikannya serta esok hari, yang tidak aku ketahui, apakah aku termasuk ahlinya atau aku wafat sebelum kedatangannya."
YANG PALING UTAMA
Shalat yang paling utama adalah shalat fardu; puasa yang paling utama adalah puasa Ramadhan; sedekah yang paling utama adalah zakat; sembelihan yang paling utama adalah hewan kurban; mandi yang paling utama adalah mandi janabah; nafkah yang paling utama adalah nafkah untuk keluarga dan mati yang paling utama adalah mati syahid di jalan Allah.
ORANG AWAM, WALI ALLAH DAN PARA NABI
Manusia terdiri dari tiga golongan yaitu yang memiliki kekurangan dan kelemahan mereka tergolong awam dan berderajat rendah; yang sempurna untuk dirinya tetapi tidak dapat menyempurnakan orang lain yaitu wali Allah dan manusia sempurna yang menyeru serta membimbing orang menuju kesempurnaan yaitu para nabi yang menduduki derajat tertinggi.
ANTARA YANG MUNAFIK DAN YANG BERIMAN
Hatim al-Asham berkata, "Seorang munafik memenuhi kebutuhan keduniaannya dengan rakus, menolak dengan diliputi keragu-raguan dan berinfak untuk mendapat pujian (riya'); Seorang yang beriman memenuhi segala kebutuhan dunianya dengan berhati-hati, berpedoman pada Sunnah dan berinfak dengan ikhlas penuh ketaatan."
TANDA-TANDA DUNGU DAN PANDIR
Tanda-tanda orang dungu dan pandir adalah bangga diri (ujub), banyak bicara, cepat menjawab, selalu tergesa-gesa, meremehkan orang lain, suka mencela, zalim, lengah, ketika kaya ia bersikap melampaui batas dan ketika miskin ia berputus asa, kata-katanya kotor, kikir dan jika meminta sesuatu ia cenderung memaksa.
TENTANG MINUMAN ARAK
Dikatakan kepada Abbas bin Mardas, "Minumlah arak agar engkau menjadi lebih berani." Abbas menjawab, "Tidak patut bagiku pada siang hari menjadi pemimpin kaumku sedangkan pada malam hari menjadi orang yang paling rendah di antara mereka dan tidak wajar aku memasukkan sesuatu ke dalam perutku yang merusak hubunganku dengan akalku."
PENERIMA MENJADI BUDAK PEMBERI
Khalifah Utsman bin Affan r.a. mengirim uang kepada Abu Dzar al-Ghiffari r.a. lewat seorang budak. Kepada budak pengantar uang tersebut, khalifah berkata, "Kalau Abu Dzar menerima uang ini, kamu akan aku merdekakan." Ketika sang budak menyampaikan uang tersebut ternyata Abu Dzar menolaknya. Budak itu berkata, "Terimalah uang ini supaya aku dimerdekakan." Abu Dzar menjawab, "Setelah kamu merdeka, aku akan tersangkut perbudakan terhadap diriku."
MALU KEPADA ALLAH
Khalifah Hisyam bin Abdul Malik ketika memasuki Ka'bah pada ibadah haji bertemu dengan Salim bin Abdullah bin Umar ibnul Khattab. Lalu ia berkata, "Wahai Salim, mintalah kepadaku kebutuhan-kebutuhanmu." Salim (cucu Umar r.a.) menjawab, "Saya malu di rumah Allah memohon kepada selain Allah." Ketika Salim keluar dari Ka'bah (Masjidil Alharam), ia diikuti oleh Khalifah Hisyam seraya berkata, "Sekarang engkau sudah keluar dari Ka'bah maka mintalah apa saja yang engkau perlukan." Salim bertanya, "Dari kebutuhan duniawi atau kebutuhan akhirat?" Khalifah Hisyam menjawab, "Dari kebutuhan duniawi." Salim kemudian berkata kepada Khalifah, "Saya tidak meminta kebutuhan duniawi dari Yang Memiliki Dunia. Bagaimana mungkin saya meminta dari orang yang tidak memiliki dunia?"
JANTUNG MANUSIA
Jatung manusia memompa 2.200 galon darah setiap hari, 8.030.000 galon dalam setahun dan 481.800.000 galon selama enam puluh tahun yaitu di pertengahan usia manusia (beratnya kira-kira 345.000 ton). Apakah ada pompa lainnya selain jantung manusia yang dapat melakukan pekerjaan berat dalam waktu enam puluh tahun tanpa perbaikan atau perawatan? Jantung manusia berbentuk seperti buah pear, sebesar genggaman tangan manusia dan beratnya antara 225 dan 340 gram. Jantung itu berdenyut kurang lebih tujuh puluh kali setiap menit atau 4.200 kali setiap jam, 100.800 dalam sehari dan 36.792.000 kali dalam setahun. Jika usia pertengahan (60 tahun) maka jantung manusia yang ajaib itu berdenyut 2.207.520.000 kali tanpa pernah berhenti.
KATA - KATA MUTIARA
Orang yang sempurna akalnya sedikit bicaranya;
Orang yang merugi adalah orang yang tidak dapat memperoleh kawan-kawan dan yang paling merugi adalah orang yang ditinggalkan kawan-kawannya;
Apabila Allah memberimu kenikmatan tetapi kamu bermaksiat maka waspadalah terhadap adzab-Nya;
Apa yang disembunyikan orang dalam hatinya akan tampak pada lidah dan wajahnya;
Barangsiapa banyak berangan-angan dan bercita-cita maka berkuranglah amalnya. Tidak ada kekayaan yang melebihi akal dan tidak ada kemeralatan yang melebihi kebodohan. Tidak ada harta pusaka yang melebihi adab dan tidak ada benteng (pembela) yang melebihi musyawarah;
Setiap orang harus menanggung akibat perbuatannya, baik manis atau pahit;
Meninggalkan dosa lebih mudah daripada memohon pengampunan;
Barangsiapa mau menerima pendapat orang lain maka ia akan mengetahui kesalahan-kesalahan (kekurangan) yang ada pada dirinya;
Kerakusan adalah perbudakan abadi; Semua wadah akan penuh bila diisi kecuali wadah ilmu. Bertaqwalah kepada Allah. Tiada amal tanpa niat yang baik, tidak ada harta kekayaan bagi yang tidak mempunyai kawan dan tidak ada kehormatan bagi orang yang tidak beragama (Islam);
Beri nasihat dengan ringkas. Banyak bicara akan saling melupakan. Perbaikilah dirimu agar kamu dapat memperbaiki orang lain;
Jika kamu tidak mengetahui mengenai sesuatu, bertanyalah;
Batasi cintamu kepada kawan karena mungkin suatu hari dia menjadi lawan dan batasi permusuhanmu dengan lawan karena mungkin suatu hari dia menjadi kawan;
Dua orang rakus yang tidak pernah kenyang yaitu penuntut ilmu dan penuntut dunia. Kawanmu ada tiga dan musuhmu ada tiga. Kawan-kawanmu ialah kawanmu, kawannya kawanmu dan musuhnya musuhmu. Musuh-musuhmu ialah musuhmu, kawannya musuhmu dan musuhnya kawanmu;
Al Qur'anul Karim berisi berita umat sebelum kamu, kabar umat sesudah kamu dan hukum peradilan di antara kamu yang dapat menghakimi kamu;
Barangsiapa tidak mampu menguasai jasadnya maka jasadnya akan menjadi kuburan bagi dirinya;
Jangan menjadi budak bagi orang lain karena Allah menciptakan manusia dalam keadaan bebas dan merdeka;
Sebaik-baik ucapan ialah yang bermanfaat. Tidak ada kebaikan bagi ilmu yang tidak bermanfaat dan tidak patut dipelajari serta diajarkan bagi ilmu yang tidak bermanfaat, ;
Tiga perkara yang selalu menyelamatkan yaitu selalu takut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala lahir dan batin; Hemat saat melarat dan di waktu kaya;
Berlaku adil saat marah dan di waktu senang;
Umur adalah waktu yang pendek untuk dapat menuntut segala ilmu yang baik. Oleh karena itu pelajarilah ilmu yang paling penting dan yang penting-penting saja;
Puncak adab ialah orang yang malu kepada dirinya sendiri;
Tiga hal yang mencelakakan yaitu makan berlebih-lebihan dengan alasan masih sehat, memikul beban yang berat dengan mengandalkan kekuatan dan mengurangi pengamalan karena mengandalkan takdir;
Jangan merendahkan orang yang ditinggikan oleh ketaqwaannya dan jangan meninggikan orang yang ditinggikan oleh dunianya;
Orang yang paling buruk keadaannya ialah orang yang tidak menaruh kepercayaan kepada siapapun karena prasangka buruknya dan dia tidak dipercaya oleh siapapun karena kerendahan budi dan akhlaknya;
Penggunjingan adalah panah yang mematikan;
Kenaikan pangkat, kedudukan dan jabatan yang tidak wajar adalah penyebab kehancuran.
KATA - KATA MUTIARA
Kejahilan meliputi enam sifat yaitu marah-marah tanpa alasan, bicara yang tidak bermanfaat, memberi sesuatu tidak pada tempatnya, tidak mengenal kawan dari lawan, suka membuka rahasia dan selalu percaya kepada semua orang;
Tiga orang yang mengutamakan harta atas keselamatan diri mereka yaitu pedagang yang mengarungi lautan, orang yang memegang kekuasaan dan orang yang menerima suap dalam suatu perkara;
Tiga perkara yang mencelakakan yaitu kesombongan iblis sehingga dia diusir dari rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala (dilaknat), keserakahan Adam sehingga dia dikeluarkan dari surga dan iri dengki anak Adam (Qabil) sehingga dia membunuh adiknya (Habil);
Orang yang bahagia ialah orang yang dapat mengambil pelajaran dari orang lain dan orang yang sengsara ialah orang yang dijadikan pelajaran bagi orang lain;
Seorang yang berakal apabila berbicara disertai hikmah dan mengemukakan contoh keteladanan. Dua perkara yang tidak lepas dari dusta yaitu terlalu banyak janji dan terlalu keras mencari alasan;
Amarah orang yang berakal tampak dalam tindakannya dan amarah orang yang jahil tampak pada ucapannya;
Seorang yang ikhlas dalam berdoa tidak akan luput dari tiga perkara yaitu dosanya diampuni, kebaikan disegerakan untuknya, ditunda pemberiannya atau bencana dijauhkan darinya.
WASIAT ABU BAKAR SIDDIQ R.A.
Ketika Abu Bakar Ashshiddiq r.a. merasa ajalnya hampir tiba, dia memanggil anaknya Siti 'Aisyah r.a. (Ummul Mukminin) dan berkata kepada putrinya, "Wahai 'Aisyah, aku telah diserahi urusan kaum muslimin dan tidak ada harta kaum muslimin di tanganku. Kami telah makan makanan yang sederhana, yang keras-keras di perut kami dan kami memakai pakaian yang sederhana dan kasar di punggung kami. Yang tersisa dari harta kaum muslimin adalah onta untuk mengairi ladang dan seorang pelayan (pembantu) rumah tangga dan sehelai permadani yang usang. Kalau aku wafat, kirimkan semuanya itu kepada Umar, karena aku tidak ingin menghadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala padahal masih ada meskipun sedikit harta kaum muslimin di tanganku."
BERATNYA AMANAT
Umar bin Abdul Aziz setelah dilantik menjadi khalifah pergi ke mushollahnya dan menangis tersedu-sedu. Ketika ditanyakan kepadanya mengenaipenyebab tangisnya, beliau menjawab, "Aku memikul amanat umat ini dan aku tangisi orang-orang yang menjadi amanat atasku yaitu kaum fakir miskin yang lemah dan lapar, ibnu sabil yang kehilangan tujuan dan terlantar, orang-orang yang dizalimi dan dipaksa menerimanya, orang-orang yang banyak anaknya dan berat beban hidupnya. Aku merasa bertanggung jawab atas beban mereka karena itu aku menangisi diriku sendiri karena beratnya amanat atas diriku."
BIBIT (SUMBER) DARI SEGALA SESUATU
Diriwayatkan bahwa Kaisar Romawi menulis surat kepada Ma'awiyah bin Abi Sufyan yang dibawa oleh seorang utusan. Isi surat tersebut adalah, "Beritahukan kepada saya mengenai sesuatu yang tidak ada kiblatnya (pengimamannya), mengenai yang tidak mempunyai ayah, tidak mempunyai keluarga (ibu dan bapak) dan orang yang dibawa-bawa oleh kuburannya. Juga mengenai tiga makhluk yang tidak dicipta dalam rahim, tentang "sesuatu", setengahnya dan yang tidak terbilang. Kirimkanlah kepadaku dalam botol suatu bibit (sumber dari segala sesuatu)." Ma'awiyah r.a. kemudian mengirimkan surat dan botol tersebut kepada Abdullah Ibnu Abbas r.a., pakar dan tokoh ulama fiqih agar menjawab surat tersebut. Ibnu Abbas r.a. menjawab sebagai berikut, "Yang tidak mempunyai kiblat (pengimaman) adalah Ka'bah; Yang tidak mempunyai ayah adalah Nabi Isa a.s.; Yang tidak mempunyai keluarga (ayah dan ibu) adalah Nabi Adam a.s.; Yang dibawa-bawa oleh kuburannya ialah Nabi Yunus a.s. yang ditelan oleh ikan; Adapun tiga makhluk yang tidak dicipta dalam rahim ialah domba Nabi Ibrahim a.s., unta betina Nabi Saleh a.s. dan ular Nabi Musa a.s.; Adapun "sesuatu" itu ialah orang berakal yang menggunakan akalnya; Setengah (separuh) dari sesuatu ialah orang yang tidak berakal tetapi mengikuti pendapat orang-orang yang berakal; Adapunyang tidak terbilang (apa-apa) ialah orang yang tidak berakal dan tidak mau mengikuti pikiran orang-orang yang berakal. Kemudian beliau mengisi botol sehingga penuh dengan air dan berkata, "Air adalah bibit (sumber) dari segala sesuatu." Jawaban surat Ma'awiyah dikirimkan kepada Kaisar Romawi yang menanggapinya dengan penuh kekaguman.
MANFAAT TIDUR
Manfaat tidur ada dua yaitu Pertama, beralihnya suhu panas tubuh ke perut sehingga memudahkan pencernaan. Kedua, sebagai istirahat anggota badan setelah lelah bekerja.
PESAN KISRA KEPADA HURMUZ
Raja Persia Kisra menulis surat berisi pesan-pesan kepada panglima perangnya, Hurmuz. Isi surat itu, "Apabila kamu memberikan sesuatu, anggaplah pemberian yang banyak itu sedikit dan jika kamu mengambil sesuatu dari mereka, anggaplah pengambilan yang sedikit itu banyak. Pandangan mata yang sedap (kesenangan) dari seorang dermawan ialah saat dia memberi dan kesenangan orang kerdil hina ialah pada waktu dia mengambil (menerima). Jangan menjadikan orang kikir sebagai pembantumu atau menjadikan pendusta sebagai orang kepercayaanmu, sebab tidak dapat diharapkan bantuan yang baik dari orang kikir atau pendusta."
KEUTAMAAN HARTA
Al Jaahidh berkata, "Ketahuilah, pengembangan harta adalah sarana bagi amal-amal yang mulia, penunjang bagi kokohnya beragama dan kerukunan bagi kawan-kawan. Barangsiapa habis hartanya, banyak orang tidak menyukainya dan kurang segan terhadapnya bahkan banyak pula yang merendahkan serta menjauhinya. Hendaklah Anda berusaha dengan segala daya dan kemampuan agar orang-orang menyenangi dan menyegani Anda dalam urusan agama dan urusan keduniaan." Seorang arif bijaksana mengatakan kepada anaknya, "Wahai anakku, carilah harta. Kalau hal itu hanya menyebabkan kemuliaan dan kerendahan dalam hati musuh-musuhmu maka itu cukup bagimu." Abdullah ibnu Abbas r.a. berkata, "Kehidupan dunia adalah afiat dan keselamatan; Kepemudaan adalah kesehatan; Harga diri adalah kesabaran; Kemuliaan adalah taqwa dan kehormatan adalah harta." Sa'ad bin Ubadah r.a. berkata, "Ya Allah, karuniakanlah aku nasib yang baik dan kemuliaan. Sesungguhnya tidak ada kemuliaan kecuali dengan kedermawanan dan tidak ada kedermawanan kecuali dengan harta." Orang-orang arif berpendapat, "Tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak mengumpulkan harta untuk menjaga kehormatannya, melindungi harga dirinya dan untuk menyantuni keluarganya." Abdurrahman bin 'Auf r.a. berkata, "Alangkah indahnya harta yang dapat aku gunakan untuk memelihara kehormatan diriku dan mendekatkan aku kepada Robb-ku."
MEREDAM KEJAHATAN
Bohong, orang yang berpendapat bahwa kejahatan harus diredam dengan kejahatan. Apabila dia benar, silahkan dia menyalakan dua api. Apakah api yang satu dapat memadamkan api yang lain? Yang dapat meredam kejahatan adalah kebaikan, sebagaimana air dapat memadamkan api.
HAK ORANG MUKMIN DAN ORANG KAFIR
Maimun bin Mahran berkata, "Tiga hak yang sama bagi orang mukmin dan orang kafir yaitu amanat yang harus ditunaikan kepada orang yang memberi amanat, baik orang mukmin atau orang kafir; Berbakti (ihsan) kepada kedua orang tua, baik orang tuanya seorang mukmin atau orang yang kafir dan janji yang harus ditepati terhadap orang yang mengikat janji, baik orang tersebut mukmin atau kafir."
HIDUP DUNIAWI
Sarana untuk menyempurnakan kehidupan duniawi ialah amal perbuatan (karya dan profesi) yang baik, halal dan terhormat; Melaksanakannya sebaik-baiknya; Menunjukkan prestasi dan keahliannya; Kemampuan yang optimal dan kekuatan yang maksimal serta dengan kesungguhan hati."
PERIKEMANUSIAAN
Perikemanusiaan adalah kumpulan dari sifat-sifat yang sempurna, mengandung perilaku, perangai yang baik, kebiasaan dari orang-orang yang mempunyai nafsu yang suci dan tabiat yang disenangi oleh orang-orang yang berjiwa mulia. Keutamaan terbesar dari manfaatnya kembali kepada manusia seperti meringankan beban dan kesulitan kawan-kawan, menolong para penderita, menyantuni yang lemah, memelihara perjanjian, menepati janji, menjauhi yang haram, berakhlak mulia, menyayangi dan mencintai keluarga, kerabat, bersilaturahmi, mengatasi kebutuhan dan kepentingan orang lain, berlaku adil dalam hukum dan menghindarkan diri dari perbuatan aniaya dan zalim.
TIDUR MALAM DAN TIDUR SIANG
Perbedaan antara tidur di waktu siang hari dengan tidur di waktu malam hari sangat besar. Tidur di waktu malam hari sangat baik karena anggota tubuh memperoleh istirahat berlipat ganda yang diperolehnya dibandingkan dengan tidur di siang hari. Hal tersebut disebabkan karena tidur di siang hari terganggu oleh kebisingan suara, cahaya yang kuat dan semua itu mempunyai dampak yang keras terhadap alat saraf. Penemuan terakhir oleh para ilmuwan ialah kelenjar shanubariyah (prospata) dalam otak mengeluarkan element yang disebut milatonim yang berpengaruh langsung pada saat tidur. Suasana gelap menambah lancarnya element tersebut, sedangkan sinar dan cahaya yang menghambat kelancarannya.
PENGALAMAN
Seorang yang terkenal arif bijaksana berkata, "Aku mencari kesenangan bagi diriku, tetapi tidak aku temukan kecuali dengan meninggalkan segala urusan yang tidak ada sangkut pautnya dengan diriku. Aku menyepi seorang diri di semak belantara, ternyata tidak ada yang melebihi kesepian bila berkumpul dengan kawan yang buruk. Aku telah mencoba segala rasa yang enak-enak seluruhnya, tetapi aku tidak mendapatkan sesuatu yang melebihi enaknya sehat wal afiat. Aku telah mencoba segala macam rasa pahit, tetapi aku tidak mendapatkan sesuatu yang melebihi pahitnya perasaan pada saat kebutuhanku kepada orang lain. Aku telah mengangkat batu-batu yang besar dan besi yang berat, tetapi aku tidak mendapatkan sesuatu yang melebihi beratnya berhutang. Aku melihat kepada segala yang dapat merendahkan derajat kemampuan dan yang dapat melumpuhkan kekuatan, ternyata tidak ada yang melebihi kemeralatan.
PEPATAH - PEPATAH
Berikanlah hatimu kapada seluruh manusia, niscaya mereka memberikan hati mereka sepenuhnya kepadamu;
Hiduplah sesuka hatimu, sesungguhnya kamu pasti mati;
Cintai siapa saja yang kamu senangi, sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya;
Lakukan apa saja yang kamu kehendaki, sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya;
Makanlah sesuai selera Anda dan berpakaianlah sesuai selera orang lain. Barangsiapa membiasakan dirinya melakukan sesuatu maka ia akan terbiasa melakukannya;
Akal adalah pelita yang menerangi jalan;
Berlakulah sopan kepada orang yang sopan dan larilah dari orang yang suka marah-marah;
Hak (kebenaran) mempunyai nada suara yang melebihi segala macam nada suara;
Jangan berkawan dengan kawan yang merahasiakan ilmunya terhadap kamu;
Wahai orang-orang kaya, perbanyaklah pahala-pahalamu, sesungguhnya dosa-dosamu sangat banyak;
Wahai orang-orang miskin, kurangilah dosa-dosamu, sesungguhnya pahala-pahalamu sangat sedikit;
Wanita cantik tidak memerlukan pakaian (busana) yang indah.
Aku tidak pernah menyesal atas kata-kata yang tidak pernah aku ucapkan,
tetapi aku selalu meyesali ucapan-ucapan yang aku lontarkan;
Menjawab kata-kata yang tidak diucapkan lebih mudah daripada menjawab kata-kata yang diucapkan;
Kedermawanan menutupi banyak kesalahan (aib);
Obat mujarab bagi marah-marah ialah diam;
Tidak semua orang yang dapat melihat itu waspada. Berita baik merayap dan berita buruk berlari;
Penghasilan yang haram tidak akan mengembangkan pemiliknya ke arah kebaikan;
Ambillah hikmah (kebijaksanaan) dari manapun datangnya;
Orang miskin yang mulia (terhormat) lebih baik daripada orang kaya yang terhina;
Menyalakan lilin lebih baik daripada menyebarkan kegelapan.
Barangsiapa mempunyai kawan pendamping yang hakiki (setia) maka dia tidak memerlukan cermin;
Untuk mengetahui sifat amanat seseorang perlu diuji ketika mengambil dan memberi;
Modal utama Anda ialah kebaikan-kebaikan yang Anda lakukan;
Berkawanlah dengan orang-orang yang baik, niscaya Anda selamat dari orang-orang yang jahat;
Saling mengoreksi antara kawan tidak akan merusak persahabatan;
Orang yang tampak paling mencintai orang lain ialah orang yang paling ramah ketika berjumpa;
Apabila kemeralatan datang melalui pintu maka kecintaan akan lari lewat jendela;
Orang yang lebih jahat daripada penggunjing (pengumpat) dan penyebar fitnah ialah orang yang senang mendengarkan omongan mereka;
Seorang balita mengenali orang yang memanjakannya dan tidak mengenali siapa-siapa yang menyayanginya;
Buahnya adab ialah akal dan buahnya ilmu ialah amal sholeh.
Sebaik-baik manusia ialah yang menghilangkan kekikiran dari dalam hatinya dan menentang hawa nafsu karena ketaatan kepada Allah;
Renungkan selalu dari apa Anda dicipta dan kemana Anda hendak pergi;
Ilmunya orang munafik terletak pada lidahnya dan ilmunya seorang mukmin terletak pada amalnya;
Berjumpa dengan orang baik adalah kemakmuran;
Tamak dan rakus adalah ibarat kendaraan yang buruk. Bila Anda menaikinya Anda terhina dan bila Anda mendampinginya Anda akan sesat;
Setiap kenikmatan yang tidak mendekatkan diri kepada Allah adalah malapetaka;
Jangan menyia-nyiakan harta orang lain. Hartamu ialah yang telah kamu manfaatkan dan harta orang lain ialah yang kamu tinggalkan;
Suatu kebanggaan bukanlah mengalahkan orang kuat tetapi menyadarkan orang lemah;
Harga diri ialah perhiasan kemiskinan dan syukur ialah perhiasan kekayaan;
Jangan menyalakan api yang sekiranya Anda tidak dapat memadamkannya.
Sejahat-jahat manusia ialah yang membantu orang zalim dan mengecewakan orang yang dizalimi;
Jangan merasa aman terhadap seorang pandir yang sedang memegang pisau;
Barangsiapa meninggalkan cinta dunia, dia akan dianugerahi cinta akhirat;
Utusan yang buruk merusak perdamaian;
Beruntung orang yang selamat dari kejahatan dirinya sendiri;
Kebodohan adalah kawan yang paling buruk;
Firman Allah adalah penyembuh penyakit hati;
Belajarlah walaupun dari lawanmu;
Jangan menjual kewibawaan diam dengan berbicara murahan;
Sedikit di rumah Anda lebih baik daripada banyak di rumah orang lain;
Janganlah Anda berkawan dengan orang buruk (jahat) karena watak (tabiat) Anda mencuri wataknya sedikit demi sedikit dan secara sembunyi-sembunyi sedangkan Anda tidak menyadarinya;
Menyatakan persahabatan saat lapang memang banyak tetapi Anda akan mengenal kawan-kawan Anda saat Anda dalam kesulitan;
Sesuatu yang dekat tetapi tidak dapat dicapai serupa saja dengan yang jauh;
Kebaikan hati ialah dengan beramal dan kebaikan amal ialah dengan niat;
Jauhilah orang yang dibenci oleh hatimu.
Berbicara dengan orang kerdil (tidak tahu budi) adalah suatu penyesalan;
Terlalu banyak setuju adalah kemunafikan dan terlalu banyak perselisihan adalah perpecahan;
Apabila dua orang pencuri bersengketa maka barang curiannya akan segera tampak;
Warisan yang paling agung yang diperoleh seseorang ialah kemuliaan;
Anak gadis dinikahkan kalau yang melamarnya sepadan;
Barangsiapa banyak kezaliman dan permusuhannya maka telah dekat kebinasaannya;
Barangsiapa menyebarluaskan berita-berita kekejian yang didengarnya maka dia seperti pelakunya;
Arahkan harapanmu kepada orang-orang yang disenangi hatimu;
Perkiraan seorang yang berakal lebih baik dari keyakinan seorang jahil;
Cinta yang dikaitkan dengan kepentingan khusus (pribadi) akan berubah menjadi putus asa;
Dua orang bersaudara ibarat dua buah tangan, yang satu membersihkan yang lainnya;
Mengherankan sekali seseorang yang mencuci wajahnya berkali-kali dalam sehari tetapi tidak mencuci hatinya walaupun sekali setahun;
Keutamaan akal ialah hikmah kebijaksanaan dan keutamaan hati ialah keberanian;
Hak (kebenaran) ialah penolong yang paling kuat dan shiddiq (benar) dan jujur adalah kawan yang paling utama;
Wanita menyukai suami yang pendiam bukan karena dia mengira sang suami sedang memikirkan sesuatu melainkan karena dia mengira sang suami sedang tekun mendengarkan ucapannya;
Janganlah Anda melupakan kematian karena kematian tidak pernah melupakan Anda;
Tidur adalah mati sejenak dan mati adalah tidur selama-lamanya;
Sungguh baik menjadi orang penting tetapi lebih penting menjadi orang baik;
Tiga hal yang menyebabkan manusia tidak pernah merasa puas, yaitu kehidupan, kesehatan dan kekayaan.
Tidak dapat disebut sedikit (remeh) tiga hal berikut yaitu permusuhan, perasaan rindu dan penyakit;
Janganlah Anda melarang suatu perbuatan tetapi kemudian Anda melakukannya;
Barangsiapa membawa berita mengenai orang lain maka dia akan membawa berita mengenai Anda kepada orang lain;
Barangsiapa merendahkan dirinya maka orang lain akan lebih merendahkannya;
Barangsiapa mempertimbangkan keselamatan dalam tindakannya maka tenanglah batinnya.
Tidak akan bersemayam dalam hati seorang mukmin, cinta dunia dan cinta akhirat;
Barangsiapa mencintai orang yang dibawahnya, hilang kewibawaannya;
Orang yang mengetahui harga dirinya tidak akan binasa;
Jangan Anda bermusyawarah dalam urusan Anda, kecuali dengan orang yang takut kepada Allah;
Lezatnya memberi maaf lebih baik daripada lezatnya membalas dendam.
Ikutilah keburukan dengan kebaikan yang akan menghapusnya;
Kawan sejati adalah orang yang mencintai Anda meskipun dia telah mengenal Anda dengan sebenar-benarnya;
Seseorang yang jujur diterima ucapannya oleh lawannya;
Manusia dengan pikirannya dan Allah dengan rencananya;
Tiga kerusakan yang tidak dapat diupayakan perbaikannya yaitu keributan antarkeluarga, kedengkian antar orang seprofesi dan kelemahan akal pikiran.
Mahkota kemanusiaan ialah rendah hati;
Cacatnya ilmu pengetahuan ialah lupa;
Adab adalah harta kekayaan dan menggunakannya adalah kesempurnaan;
Fanatisme buta menutupi bukti-bukti kebenaran;
Seorang mukmin ceria (kesenangan)nya tampak pada wajahnya dan kesedihannya terletak dalam hatinya (tidak ditampakkan).
Mengetahui sesuatu dan memahami segala sesuatu lebih baik daripada mengetahui segala sesuatu dan tidak memahami sesuatu;
Haq harus didukung oleh sedikitnya dua orang yaitu orang yang menyerukannya dengan suara lantang dan orang yang memahaminya;
Apabila Anda ingin dipatuhi, mintalah sesuatu yang mudah dilaksanakan;
Tegurlah kawan Anda dengan berbuat baik kepadanya;
Barangsiapa tinggi cita-citanya maka akan lama kesusahannya.
Setiap permusuhan ada maslahat (maksud dan tujuan)nya kecuali permusuhan yang dilakukan oleh pendengki (hasud);
Pembinasa manusia ialah kekerasan tabiatnya;
Berkawan dengan orang-orang jahat ibarat mengarungi lautan;
Larimu dari dirimu lebih baik daripada larimu dari macan;
Di belakang setiap orang besar adalah wanita (istri).
Adab seseorang lebih berharga daripada emas yang dimilikinya;
Berita tidak selalu sama dengan kenyataan;
Jangan mengharapkan kebaikan dari orang yang tidak mengharapkan kebaikan dari Anda;
Seseorang yang menyamakan Anda dengan dirinya, berarti dia tidak menzhalimi Anda;
Orang yang tidak bersyukur kepada manusia, tidaklah dia akan bersyukur kepada Allah;
Sabar adalah jalan keluar bagi orang yang tidak menemukan jalan keluar.
Sebaik-baik orang yang diberi nasehat ialah penguasa;
Sebelum memberi nasehat kepada manusia dengan ucapanmu, berilah mereka nasehat dengan perbuatanmu;
Bila penghabisan umur itu mati maka panjang pendeknya umur adalah sama;
Emas diuji dengan api, wanita diuji dengan emas dan pria diuji dengan wanita;
Akal tidak memimpin wanita melainkan hatinya yang memimpin wanita.
Dalam kepala wanita ada kekurangan dan dalam hati wanita ada kelebihan;
Orang mukhlis ialah orang yang merahasiakan kebaikan-kebaikannya sebagaimana ia merahasiakan keburukan-keburukannya;
Burung diikat kakinya, anjing diikat lehernya dan manusia diikat lidahnya;
Kebaikan itu banyak tetapi pengamalannya sedikit;
Tiadakan kebutuhanmu kepada orang yang kamu kehendaki, niscaya kamu akan sederajat dengannnya. Beritahukan kebutuhanmu kepada dia, niscaya kamu menjadi tawanannya dan berbuat baik kepadanya, niscaya kamu menjadi penguasanya.
Barangsiapa berkurang wara'-nya maka akan mati hatinya;
Ucapan mungkin lebih berguna daripada cambuk;
Dalam kebajikan tidak ada israf (penghamburan);
Suatu kebaikan ialah ilmumu banyak, sabarmu besar dan kamu bersaing dalam ibadah;
Tidak penting bagi Anda mengetahui harganya tetapi penting bagi Anda mengetahui nilainya.
Seorang pembohong tidak diterima ucapannya oleh kawannya sendiri;
Tidak ada keimanan bagi orang-orang yang tidak mempunyai amanat;
Makan terlalu kenyang akan menumpulkan akal dan pikiran;
Barangsiapa tidak disenangi kawannya maka dia ringan bagi musuhnya;
Harta tidak akan berkurang karena sedekah.
Kenikmatan akan lestari dengan bersyukur;
Sebaik-baik ucapan ialah yang singkat dan padat;
Barangsiapa menanam ma'ruf, dia akan memanen syukur;
Orang yang paling mampu menguasai dirinya ialah yang paling mampu menguasai rahasianya;
Aku berlindung kepada Allah dari datangnya musibah dan hilangnya nikmat.
Bacalah Al Qur'an seolah-olah Al Qur'an diturunkan kepada Anda;
Musibah dalam harta lebih ringan daripada musibah dalam kehormatan;
Jangan memberi makanan kepada orang lain yang Anda sendiri tidak suka memakannya;
Berkhianat dalam ilmu lebih jahat daripada berkhianat dalam harta;
Seburuk-buruk buta ialah buta hati.
Sebaik-baik manusia ialah yang diharapkan kebaikannya dan terlindung dari kejahatannya;
Tidak lurus keimanan seseorang kecuali jika hatinya lurus dan tidak lurus hati seseorang kecuali jika lurus lidahnya (ucapannya);
Barangsiapa menanam kemalasan maka dia akan memanen kemiskinan;
Sesuatu yang terburuk di dunia ialah pengangguran;
Air mata wanita adalah senjata yang menghasilkan kemenangan tanpa harus berperang.
Beritahukan aku apa bacaan-bacaan Anda niscaya aku beritahukan Anda siapakah Anda ini;
Hari bahagia sangat sigkat;
Kebaikan seorang pemimpin adalah lebih baik daripada kebaikan zaman;
Orang yang membantu Anda dalam kejahatan berarti menzhalimi Anda;
Jangan mengajarkan menagis kepada anak yatim.
Orang yang mengikuti emosinya akan kehilangan adabnya;
Kaya jiwa adalah lebih baik daripada kaya harta;
Menyesal tidak berbicara adalah lebih baik daripada menyesal telah berbicara;
Perencanaan adalah setengah kehidupan;
Orang yang berkhianat selalu terhina.
Sebaik-baik persoalan adalah yang membahagiakan Anda di dunia dan di akhirat;
Bukti akal pikiran seseorang ialah perbuatannya dan bukti ilmunya ialah ucapannya;
Ingatlah bahwa segala kenikmatan yang Anda peroleh, pada waktunya akan sirna;
Tidak ada pendapat bagi orang yang tidak ditaati;
Keridhaan seluruh manusia adalah tujuan yang tidak dapat dicapai.
DUA MACAM PENCURI
Seorang ulama besar, Umar bin Ubaid, melewati kerumunan orang-orang yang sedang berdiri. Dia bertanya, "Apa maksud kerumunan orang-orang ini?" Mereka menjawab, "Sultan sedang melaksanakan hukuman potong tangan terhadap seorang pencuri." Umar berkata lagi dengan suara lantang, "Laa ilaaha illallah. Pencuri terang-terangan memotong tangan pencuri yang sembunyi-sembunyi."
SANDANG DAN PANGAN
Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyuruh manusia untuk menikmati, memanfaatkan, membelanjakan rezeki (harta) yang baik yang telah dianugerahkan-Nya kepada mereka. Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala dalam hadits qudsi, "Makanlah sesukamu dan berpakaianlah sesukamu. Ada dua hal yang termasuk kesalahanmu (pelanggaran) yakni berlebih-lebihan (isrraf) dan tertipu oleh kebanggaan (kesombongan) diri."
DUNIA
Tujuan utama sebagian besar manusia kini adalah meraih kesuksesan duniawi tanpa memperdulikan dari sumber mana pun datangnya. Hati, lidah dan seluruh anggota tubuh mereka sibuk siang malam mencari kepentingan duniawi. Karena urusan duniawi itulah, seseorang mendurhakai kedua orang tuanya dan memutuskan hubungan persaudaraan meskipun dengan saudara kandungnya. Karena urusan duniawi pula, seseorang ribut dengan tetangganya dan orang-orang yang memiliki kaitan dengannya. Urusan dan kepentingan duniawi menyebabkan manusia hidup dalam kegelisahan, ketakutan dan ancaman malapetaka. Kepentingan duniawi telah melenakan manusia dari mengingat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Sang Maha Pencipta dan Maha Pemberi Rezeki. Apabila mereka shalat, jasad jasmaninya hadir tetapi hanyut dalam urusan dan kepentingan duniawi. Sebagai contoh nyata, kunjungilah pengadilan- pengadilan, Anda akan menyaksikan keganjilan dan keanehan perilaku manusia. Penyebab yang paling utama ialah cinta dunia yang berlebih-lebihan sehingga mereka terjerumus dan hanyut ke dalamnya.
KETENANGAN
Ibnul Qayyim berkata bahwa ketenangan melahirkan kekhusyu'an dalam ketaatan dan kesadaran dalam beribadah; pengagungan terhadap Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang disembah; instropeksi terhadap diri sendiri; mengamati al-Khalik Maha Pencipta; pola pergaulan yang baik dengan sesama manusia; ridha terhadap ketetapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala; selalu berhati-hati dan waspada; menempatkan akalnya di depan lidahnya; tidak berbicara kecuali dengan pertimbangan; tidak menjadikan dirinya budak nafsu dan emosinya; tidak bertindak kecuali dengan penuh kebijaksanaan dan tidak bergerak kecuali atas cahaya.
TENTANG PENGUASA OTORITER
Sufyan ats-Tsauri, berkata, "Aku tidak takut terhadap hinaan para penguasa, yang aku takutkan justru kebaikan hati mereka sehingga aku condong kepada mereka." Ibnul Mubarak berkata, "Orang yang beramar ma'ruf dan bernahi mungkar itu bukanlah mereka yang mendatangi penguasa demi pelaksanaan amalan tersebut malainkan mereka yang menjauhinya."
SEPERTI SETAN BISU
Umar bin Khattab r.a. berkata, "Kebaikan apakah yang masih dimiliki oleh seseorang jika ia tetap berdiam diri ketika melihat ketetapan Allah dilanggar, hukum-hukum-Nya diabaikan, agama-Nya ditinggalkan dan sunnah Rasulullah saw disingkirkan? Hatinya dingin dan lidahnya beku seperti setan bisu."
KITAB ANDALAN SESUDAH AL-QUR'AN
Kitab-kitab agama andalan setelah Al-Qur'anul Karim ada enam yang dinamakan al-ushuul atau alummahaat yaitu Shahih al-Bukhari, Sunan Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan at-Tirmidzi, Sunan an-Nasa'i dan Sunan Ibnu Majah.
QARABAH DAN QURBAH
Umar bin Khattab r.a. berkata kepada Ali bin Abi Thalib r.a. melalui Abi 'Ubaidah r.a., "Ketahuilah, wahai Ali, engkau lebih dekat kepada Rasulullah saw dengan qarabah (yaitu daging dan darah), tetapi Abubakar lebih dekat kepada Rasulullah saw dengan qurbah (yaitu nafsu dan jiwa)."
DUA JENIS SENJATA
Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, "Setan-setan manusia dan jin menyerang nafsu manusia dengan dua senjata yaitu Syubhat, untuk mengacaukan pikirannya lalu menyesatkannya (termasuk menanamkan keraguan, memperindah yang buruk dan lain-lain) dan syahwat, untuk merusak perilakunya sehingga ia terjerumus. Tetapi seorang mukmin yang waspada terhadap kelemahan dirinya sanggup melawan musuh-musuhnya dengan dua senjata yang lebih ampuh yaitu keyakinan yang kokoh untuk menghancurkan syubhat (keragu-raguan) dan kesabaran untuk menghancurkan godaan syahwat yang angkara murka."
KEINDAHAN LAHIR DAN BATIN
Hendaklah keindahan lahiriah yang mempesona diikuti usaha memperindah batin yaitu dengan beribadah, berzikir, melakukan pengawasan diri (muraqabah), ikhlas, tawakal dan membenarkan segala sesuatu yang datang dari Allah 'Azza wa Jalla. Dengan demikian terdapat paduan keindahan lahiriah dan kesucian batin serta menjadi cahaya di atas cahaya.
ISLAM ADALAH BANGUNAN
"Islam adalah bangunan yang terdiri atas fondasi, atap, dinding dan pagar. Fondasi Islam ialah mengenal Allah (keimanan); dinding yang empat ialah ibadah, ilmu, ukhuwah dan syariat. Adapun atapnya ialah hukum." (Imam Hasan al-Banna)
GUBAHAN SYAIR
Bertakwalah kepada Allah jika engkau lalai; Rezeki datang dari arah yang tidak engkau ketahui; Betapa engkau takut melarat sedang Allah pemberi rezaki; Dia memberi rezeki kepada burung dan ikan di laut; Barangsiapa mengira rezeki datang lewat kekuatan; Tentu burung pipit tidak akan kebagian karena ada burung rajawali; Jauhilah kecenderungan dunia karena engkau tidak tahu; Jika malam tiba apakah engkau akan hidup sampai pagi; Berapa banyak orang mati tanpa mengalami penyakit; Dan berapa banyak oranng yang sakit-sakitan berusia panjang;
Betapa banyak pemuda tertawa-tawa pagi dan petang; Sedangkan kain kafannya ditenun oleh gaib; Barangsiapa hidup seribu atau dua ribu tahun; Pasti pada suatu hari ia akan masuk ke liang kubur.
NASIHAT ULAMA KEPADA PENGUASA
Setelah dilantik menjadi khalifah, Umar bin Abdul Aziz meminta nasihat kepada para ulama. Salim bin Abdullah menasihatinya, "Wahai Khalifah! Jadikan seluruh rakyat sebagai ayah, saudara dan anakmu. Berbaktilah kepada ayahmu, peliharalah hubungan baik dengan saudara-saudaramu dan sayangilah anakmu." Ulama lain, Muhammad bin Ka'ab menasihati, "Wahai Khalifah! Cintailah orang lain sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri dan bencilah sesuatu untuk orang lain sebagaimana engkau membenci sesuatu untuk dirimu sendiri." Hasan al-Bashri
menasihati, "Demi Allah, aku telah bergaul dengan banyak orang yang sedap dipandang oleh mata dan tutur katanya menyentuh hati. Ucapan mereka adalah penawar bagi apa yang ada di dalam dada. Memelihara dengan apa yang halal lebih mereka utamakan daripada menjaga diri dari yang haram. Perhatian mereka terhadap shalat sunat lebih besar daripada perhatian kita terhadap shalat fardhu. Mereka menutupi kebaikan-kebaikan mereka sebagaimana kita menutup-nutupi segala keburukan kita. Mereka menangis jika berbuat kebaikan sedangkan kita tertawa jika berbuat kesalahan."Khalifah mendengarkan nasihat ini sambil menutupi wajahnya dan menangis tersedu-sedu."
PEPATAH - PEPATAH
Dalam pandangan pria, pernikahan merupakan akhir segala masalah dan bagi wanita justru merupakan awal segala masalah;
Penghuni dunia seperti penumpang yang sedang tidur di dalam suatu perjalanan;
Kehilangan kebutuhan hidup lebih baik daripada mengharapkan kebutuhan itu dari orang lain;
Harga diri adalah perhiasan orang miskin dan bersyukur adalah perhiasan orang kaya;
Janganlah berpengharapan kecuali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan janganlah takut kecuali terhadap dosa-dosa Anda.
Janganlah seseorang merasa malu mempelajari sesuatu yang tidak diketahuinya;
Serendah-rendah ilmu pengetahuan adalah ilmu yang terhenti pada lidah dan setinggi-tinggi ilmu pengetahuan adalah ilmu yang tampak pada seluruh amal perbuatan;
Tidaklah manusia meninggalkan urusan agama mereka untuk kepentingan dunia kecuali Allah membuka bagi mereka perkara-perkara yang lebih berbahaya dan merugikan;
Tidak ada kemuliaan yang melebihi taqwa dan tidak ada pembimbing yang melebihi taufik (restu Allah);
Orang yang sabar pasti meraih keberhasilan meskipun memerlukan waktu yang panjang;
Tegurlah kawanmu dengan berbuat kebaikan dan tolaklah kejahatannya dengan menyantuninya.
Ujub (membanggakan diri) adalah tabir penyekat akal;
Runtuhnya fungi akal sering disebabkan oleh kerakusan;
Kemeralatan adalah suatu petaka dan lebih petaka adalah penyakit jasmani serta lebih petaka daripada itu adalah penyakit jiwa;
Apabila tubuhmu sehat, gunakanlah untuk ketaatan kepada Allah dan bila tubuhmu lemah, gunakanlah untuk menjauhi maksiat;
Pergaulan bebas bisa merusak siapapun meskipun seorang wanita yang shalihat.
Perbendaharaan atau pusaka dunia seluruhnya tidak dapat menyamai nilai seorang wanita yang mulia, terdidik dan terpelajar;
Sabar dan tenang adalah saudara kembar yang dilahirkan oleh jiwa besar;
Pendusta selalu menakuti dirinya sendiri meskipun dia dalam keadaan aman dan tenteram;
Kalau Anda gelisah karena kehilangan apa yang ada di tangan Anda, pasti Anda gelisah terhadap apa yang belum sampai ke tangan Anda;
Tidak ada suatu tindakan yang lebih memuliakan kedudukan wanita dan mengangkat derajatnya selain menjaga kehormatan dan harga dirinya.
Jika Anda menginginkan kemuliaan dan kehormatan, jauhilah segala perbuatan haram;
Anda pasti akan selalu menyesal, baik Anda beristri atau pun membujang;
Orang yang iri dan dengki kepada Anda tidak akan mensyukuri kebaikan Anda kepadanya;
Barangsiapa melakukan apa saja yang dikehendakinya akan menjumpai hal-hal yang tidak dia kehendaki;
Orang sengsara ialah orang yang tertipu oleh hawa nafsu dan kesomboongannya.
Jika Anda dapat mengambil pelajaran dari masa lalu maka Anda akan dapat menjaga diri dari segala yang akan datang;
Orang tidak bisa dirugikan oleh akalnya tetapi bisa dirugikan oleh pengetahuan yang tanpa akal;
Lubang jarum tidak sempit bagi dua kawan yang saling mengasihi dan dunia tidak luas bagi dua orang yang bermusuhan;
Jika Anda tidak bisa menjadikan harta Anda sebagai pelayan maka pasti Anda akan menjadi pelayan harta Anda;
Kalau dikatakan bahwa sebuah gunung bergeser maka percayailah tetapi bila dikatakan watak seseorang telah berubah maka jangan percaya.
Orang yang paling suka meminta-minta adalah orang yang sering ditolak;
Pembohong tidak akan dipercaya meskipun sekali waktu ia berkata benar;
Orang yang paling sengsara adalah orang yang tidak dapat memanfaatkan akalnya dan pengalamannya;
Aib manusia yang sulit disembuhkan ialah rasa bangga diri dan keras kepala;
Bulan madu ialah hari-hari libur bagi seorang suami sebelum ia bekerja pada direktrisnya yang baru.
Mengikuti semua kemauan wanita akan menimbulkan penyesalan;
Orang yang paling taat kepada Allah adalah orang yang membenci dan menjauhi perbuatan maksiat;
Aku telah mampu mengendalikan nafsuku sejak aku meninggalkan kerakusan;
Orang besar adalah orang yang berhasil bangkit setelah menemui kegagalan;
Kekacauan bermula ketika hukum berakhir.
Kesucian jiwa lebih baik daripada kesucian badan;
Orang yang paling rendah nilainya adalah orang yang paling sedikit ilmunya;
Alangkah banyak kejadian yang merupakan pelajaran ('ibrah) tetapi sangat sedikit orang yang mengambil pelajaran darinya;
Orang yang tidak mau diluruskan oleh petunjuk akan dijerumuskan oleh kesesatan;
Tertawa secara berlebihan akan mengurangi wibawa.
Carilah ilmu pengetahuan karena ia tidak akan mencari Anda;
Jika Anda ingin membahagiakan seseorang, janganlah Anda berbuat untuk menambah kekayaannya tetapi berusahalah untuk mengurangi ambisinya;
Luka yang disebabkan ucapan lebih sulit sembuh daripada luka yang disebabkan pedang;
Barangsiapa memperhatikan musibah yang menimpa orang lain maka ia akan merasakan ringannya musibah yang menimpa dirinya;
Senyumlah jika Anda kalah dan rendah hatilah jika Anda menang.
Orang yang berakal ialah orang yang mengingat mati tetapi tidak melupakan kehidupan;
Kehidupan adalah harapan dan orang yang kehilangan harapan telah kehilangan kehidupan;
Orang yang menerima sesuatu jangan pernah melupakan orang yang memberikan dan orang yang memberikan sesuatu hendaknya jangan mengingat-ingat pemberiannya;
Akhlak sejati seseorang akan terungkap ketika ia memegang kekuasaan;
Anda boleh memuji siapapun tetapi Anda harus berhati-hati jika mencela seseorang;
Yang lebih utama daripada harta kekayaan ialah kesehatan tubuh dan yang lebih utama daripada kesehatan tubuh ialah ketakwaan hati.
SEPULUH MACAM PENDIDIKAN
Ucapan itu ibarat obat, jika sedikit ia bermanfaat dan jika terlalu banyak bisa mematikan;
Sesungguhnya tidak ada wanita yang sangat cantik, yang ada ialah kaum pria yang sangat lemah bila berhadapan dengan kecantikan wanita;
Orang yang paling adil ialah orang yang dapat mengadili dirinya sendiri sebelum dia mengadili orang lain;
Termasuk berhalaisme jika Anda mengagumi alam dan segala isinya dan lupa kepada Yang Maha Menciptakan;
Kelezatan memiliki harta ialah saat menginfaqkannya dan bukan saat menyimpan dan menimbunnya.
Pendidikan jasmani ialah pertumbuhan jasmani dan pemeliharaan kesehatan;
Pendidikan kesopanan ialah pelurusan lidah dan perbaikan seluruh fakta dan keterangan;
Pendidikan aktual ialah pendidikan yang mencerdaskan akal dan pengarahan pikiran ke arah yang tepat;
Pendidikan ketrampilan ialah pelatihan kerja untuk mencari kebutuhan hidup;
Pendidikan ilmiah ialah upaya melengkapi manusia dengan ilmu pengetahuan yang benar dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat;
Pendidikan mental ialah pendidikan yang membangkitkan cita rasa dengan keindahan alam dan mengambil pelajaran darinya;
Pendidikan sosial kemasyarakatan ialah pengenalan kepada hak-hak masyarakat;
Pendidikan perikemanusiaan ialah rasa persaudaraan segenap umat manusia di seluruh penjuru dunia;
Pendidikan akhlak ialah pelurusan kesungguhan dan kesetiaan terhadap seluruh perintah Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan menjauhi larangan-Nya;
Pendidikan rohani ialah pendidikan yang meningkatkan rohani untuk berhubungan dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
RAHMAT ALLAH
Rahmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada para hamba-Nya tidak dibatasi oleh situasi maupun kondisi dan ia telah diperoleh para Nabi.
Diperoleh Nabi Ibrahim as ketika ia dilempar ke api untuk dibakar;
Diperoleh Nabi Yusuf as-Sidiq as ketika ia dilempar ke dalam sumur dan dipenjarakan;
Diperoleh Nabi Yusuf as ketika ia berada dalam perut ikan besar;
Diperoleh Nabi Musa as ketika ia masih seorang bayi di dalam peti, yang dihanyutkan oleh ibunya ke sungai dan akhirnya membawanya ke istana Firaun;
Diperoleh Ashabul Kahfi (penghuni gua) selama 309 tahun mereka berada di dalam gua yang tidak diperoleh orang lain dalam gedung dan istana;
Diperoleh Hajar dan putranya, Ismail as dengan memancarnya air zamzam;
Diperoleh Rasulullah saw dan sahabatnya Abu Bakar r.a., saat bersembunyi di gua Thur karena dikejar-kejar kaum musyrik Quraisy untuk dibunuh;
Diperoleh para pejuang dakwah dan pembela Islam yang dipenjara oleh para penguasa tiran.
Barangsiapa menikahi seorang wanita karena hartanya maka ia telah menjual kemerdekaan dirinya;
Keseimbangan akal dan jiwa tidak akan tercapai kecuali Anda mengetahui kedudukan Anda di alam ini;
Apabila seseorang bermaksiat sedangkan dia tahu bahwa Allah melihatnya, alangkah berani dan meruginya dia. Dan jika ia mengira bahwa Allah tidak melihatnya, alangkah kafirnya dia;
Manusia yang paling tinggi derajatnya ialah manusia yang namanya terkenal tetapi orangnya tidak dikenal;
Jalan terbaik bagi Anda membalas dendam terhadap musuh ialah dengan meningkatkan derajat kemuliaan dan kehormatan diri Anda.
Kedermawanan sejati ialah bila Anda memberikan sesuatu kepada orang lain sedangkan Anda sendiri sangat membutuhkannya;
Kegagalan banyak terjadi karena ia mempunyai banyak cara sedangkan kesuksesan sukar dicapai karena ia hanya memiliki satu cara;
Jika Anda ingin mempunyai kawan yang baik maka Anda terlebih dahulu harus menjadi kawan yang baik bagi orang lain dan memperhatikan orang lain (bukan mengharapkan orang lain memperhatikan Anda);
Antara manusia dan nasihat keagamaan (mauidhah) terdapat tabir penyekat berupa kelalaian;
Wanita sangat berlebihan dalam mencintai atau membenci dan ia tidak mengenal pertengahannya.
Harapan ialah lilin yang menerangi alam yang gelap gulita dan putus asa ialah titik hitam di alam yang terang benderang;
Wahai nafsu, mengapa kamu bergembira dengan bertambahnya harta sedangkan umurmu berkurang setiap harinya? Apakah manfaatnya bertambah harta jika diimbangi oleh berkurangnya umur?;
Tidak mungkin seorang pria hidup bahagia tanpa didampingi oleh istri yang mulia;
Bukanlah suatu keberanian jika Anda dapat membalas dendam melainkan jika Anda dapat menahan diri dan bersabar;
Seorang yang kikir adalah penjaga keamanan dan keselamatan kenikmatannya serta penimbun harta milik ahli warisnya.
Sungguh ringan orang memikul beban kezaliman dan sungguh berat orang yang memikul beban keadilan;
Tidak akan ada penyebar fitnah jika tidak ada orang yang mau mendengarnya;
Ketika orang menjegal Anda dari belakang, ketahuilah bahwa sekarang Anda berada di depan;
Orang yang menganggur ialah orang yang tidak dapat memanfaatkan waktu luangnya;
Puncak kecerdasan dan kepandaian Anda ialah sikap tidak menonjolkan kecerdasan dan kepandaian.
Sikap ramah tamah dan lemah lembut yang terutama adalah yang ditujukan kepada orang yang kedudukannya lebih rendah daripada Anda;
Pena adalah pohon dan buahnya adalah tulisan;
Akal pikiran adalah lautan dan mutiaranya adalah hikmah;
Rantai yang membelenggu leher lebih ringan daripada rantai takhyul yang membelenggu akal;
Barangsiapa tidak tahan terhadap kejenuhan dan kepayahan menuntut ilmu dalam satu jam maka dia harus tahan dalam kerendahan kejahilan seumur hidup.
Wanita tidak diciptakan untuk dikagumi semua pria tetapi wanita diciptakan sebagai sumber kebahagiaan seorang suami;
Kehidupan adalah kitab yang indah tetapi tidak bermanfaat bagi orang yang tidak dapat membacanya;
Pada waktu bertunangan, lelaki banyak berbicara dan perempuan mendengarkan;
Pada saat pernikahan, perempuan berbicara dan pengantin lelaki mendengarkan;
Sesudah pernikahan, suami dan istri banyak berbicara dan para tetangga mendengarkan;
Kehidupan ibarat bunga mawar, jika Anda tidak pandai memetiknya, Anda akan terkena durinya;
Jika Anda mampu jadilah pemimpin masyarakat dan jika Anda tidak mampu, jadilah pemimpin bagi diri sendiri;
Manusia lebih senang menerima pujian yang tidak benar daripada menerima celaan yang benar;
Barangsiapa menuntut sesuatu secara berlebihan maka tuntutannya patut ditolak;
Adalah baik jika Anda masih mempunyai harapan tetapi Anda jangan selalu tergantung pada harapan.
Setiap wanita mempunyai dua mata. Adapun wanita yang cemburu berlebihan mempunyai tiga mata. Satu mata di sebelah kanan, satu di sebelah kiri dan yang mata yang ketiga selalu diarahkan kepada suaminya;
Wanita pada umumnya takut pada tiga hal yaitu tikus, munculnya uban dan wanita- wanita cantik yang menjadi saingannya;
Seorang kawan yang mendampingi Anda saat kesulitan lebih baik daripada seribu kawan yang mendampingi Anda saat kebahagiaan;
Istri yang bersikap jujur dan setia kepada suami meringankan setengah beban kehidupan suami;
Seorang wanita menghadapi kesulitan apabila ia berada di antara pria yang dicintainya dan pria yang mencintainya.
Orang yang paling kurang sempurna akalnya ialah orang yang menzalimi orang-orang yang berada di bawahnya;
Hasil penemuan akal manusia banyak menguntungkan dunia tetapi tidak seimbang dengan kerugian yang ditimbulkannya;
Satu-satunya cara menghindari kesalahan ialah dengan memiliki pengalaman dan satu-satunya cara memperoleh pengalaman ialah dengan melakukan kesalahan beberapa kali;
Banyak keajaiban dunia dan keajaiban yang paling mengagumkan adalah keberadaan manusia itu sendiri;
Berhematlah dalam berkawan dan jangan berlebihan dalam permusuhan.
Barangsiapa memburu sesuatu sebelum waktunya maka dia akan dihukum dengan tidak memperoleh apa yang diburunya;
Janganlah Anda merasa kecewa jika Anda tidak mengerti tetapi hendaklah Anda merasa kecewa karena Anda tidak belajar;
Berikan koreksi terhadap seseorang dihadapannya dan berikan pujian di belakangnya;
Kehidupan mempunyai dua batasan yaitu harapan dan ajal. Dengan harapan, kehidupan lestari dan dengan ajal, kehidupan berakhir;
Orang yang membuka rahasia yang diamanatkan kepadanya tidak berbeda dengan orang yang mencuri harta yang dititipkan kepadanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar